Menristek Sidak Dua Kampus, Terkait Maraknya Ijazah Palsu

budi purnomo

Menristek Sidak Dua Kampus, Terkait Maraknya Ijazah Palsu. Menristek Dikti Muhammad Nasir kecewa dengan maraknya ijazah sarjana palsu. Disenyalir banyak kampus abal-abal di Jakarta dan sekitarnya yang menawarkan gelar sarjana tanpa perlu mengikuti proses perkuliahan sebagaimana mestinya.

Menristek Sidak Dua Kampus, Terkait Maraknya Ijazah Palsu

Sidak mendadak yang pertama di lakukan menteri adalah ke Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Adhy Niaga yang berada di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat. Ternyata di kampus yang ruang dan bangunan mirip ruko ini tidak ditemui adanya aktifitas perkuliahan. Hanya segelintir mahasiswa yang ada, sedangkan dosennya justru tak terlihat, entah kemana.

Sidak keduanya, menteri melanjutkan ke University of Berkley yang berada di jalan Proklamasi No44, Penggangsaan Menteng Jakarta Pusat, dan yang di dapat menteri, temuannya pun hampir sama.

Sidak yang dilakukannya di kedua kampus hari ini, membuktikan kalau ijazah sarjana palsu dapat di beli dengan bebas dan begitu mudahnya. *yet.

6 komentar:

  1. Bukan main mas Pur. Ijazah palsu mungkin hanya untuk kepentingan sesaat.

    ReplyDelete
  2. masalah ni dari dulu sampai sekarang tak ada penghujungnya..

    ReplyDelete
  3. Isu ini sebenarnya sudah lama. Isu ijasah palsu memang sudah banyak yang membuktikan dan ternyata isu itu bukan sekedar isapan Jempol belaka. Kampus atau lembaga pendidikan di Indonesia sudah memiiki pedoman dan dasar hukumya. Oleh karena itu Diknas sudah membagi katagori akreditasi lembaga pendidikannya mulai dari terdaftar, diAKUI atau disamakan Ini pendapat saya sih

    ReplyDelete
  4. Iya benar kang Asep,tapi bukan Isu lagi tapi sudah menjadi Trend dan kenyataan dikalangan yang berduit yang begitu mudahnya mendapatkan Ijazah palsu, kalau sudah begini siapa yang harus kita salahkan ?

    ReplyDelete
  5. Ini yg bikin ga pinter.
    Kaya apa ini. Tujuan dari pendidikan itu harus di tanamkan kembali.

    ReplyDelete
  6. Sangat disayangkan bagi mereka yg membeli ijazah palsu hanya untuk mencari gelar guna mencapai tujuan tertentu. Padahal banyak lainnya yg dengan bersungguh-sungguh mencari gelar dengan kemampuan dan kerja kerasnya.
    Semoga pemerintah tidak hanya sidak saja, tetapi segera ditindak lanjuti kasus tersebut. kasian kan buat yg emang sudah bersugguh-sungguh kuliah.

    ReplyDelete

Terima kasih buat kunjungan dan komentar dari rekan semua...

 

ragam

trans

opini

layanan umum