Demo Buruh Menolak UMP DKI 2015 2,7 Juta, Mereka Menuntut Menjadi 3 Juta-an

budi purnomo

Demo Buruh Menolak UMP DKI 2015 Jakarta 2,7 Juta, Mereka Menuntut Menjadi 3 Juta-an. Aksi demo rekan buruh yang sudah kesekian kali ini, berlangsung sejak pagi hingga berakhir jelang sore tadi. Mereka semua tergabung dari ribuan pekerja dan dari elemen forum buruh se-DKI bersama Aspek Indonesia.

Demo Buruh Menolak UMP DKI 2015 Jakarta 2,7 Juta, Mereka Menuntut Menjadi 3 Juta-an

Ratusan sepeda motor dan mobil rombongan mereka pun berkonvoi menuju kekantor gubernur DKI Jakarta dan ke istana negara.
Adapun agenda tuntutan para rekan buruh yang ingin di sampaikan ialah menolak UMP DKI Jakarta 2015 yang hanya sebesar 2,7 juta, selain itu pun mereka menolak pula kenaikan BBM premium yang terkesan terburu-buru diresmikan keputusannya pada beberapa waktu lalu.

Demo Buruh Menolak UMP DKI 2015 Jakarta 2,7 Juta, Mereka Menuntut Menjadi 3 Juta-an

Para rekan buruh meminta kenaikan UMP Jakarta dinaikan menjadi 3 juta-an mengingat untuk daerah penyangga lainnya seperti Bekasi dan Tanggerang kabarnya akan menetapkan setara atau bahkan bisa lebih diatasnya.

34 komentar:

  1. Kontrak kursi disini saya Mas Pur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Brrakallah walaupun BBM naik saya masih di berikan subsidi Pertamax id di artikel Mas Pur ini. Maaf ya Bapak/Ibi Mas/Mbak saya ambil Pertamaxnya. yang mau silahkan antri di belakang nanti Mas Pur bisa balas komentarnya sambil bagi bagi parcel Pertamax+Premium itu :)

      Delete
    2. saya nggak ngantri ah
      pertamax saya masih banyak mas

      Delete
    3. saya juga nggak ngantri dan nggak minum BBM

      Delete
    4. Kata orang lebih baik BBM dinaikkan daripada BBM tidak dibalas
      Hahahaha. Saktnya tuh di sini

      Delete
    5. Ya udah ya kalau Mas Mas dan Bapak diatas gak pada mau Pertamax/Premium terpaksa deh BBM Akan saya Tutup biar pada dateng ke rumah saya hkhkhkkh

      Delete
  2. Assalamuallaikum wr wb. Salam Malam yang penuh rindu dengan kehangatan Sahabat blogging semua termasuk Mas Budi Purnomo yang Orangnya Supel dan baik hati, dan pandai berbagi pula. Ckckckck. kasihan ya Mas para PenDEMO itu meski aksi mereka terus menerus bersorak bahkan sedikit menghujat. Namun apa mau dikata. Untung Tak dapat di raih Malang tak dapat di tolak. Ujung ujung nya BBM Resmi juga naik sore tadi pas saya bawa kendaraan ke Pom SPBU Nyata antara premium dan BIO Solar naik rata rata 2000 per liternya ckckc *Sabar Tawakal aja ya Mas/Mbak Semua..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wes aku melu ae seng penting joged,,,

      Delete
    2. Daripada dapat malang
      mending kerja Cari uang
      hati bisa senang
      pendapatan tidak kurang

      Delete
  3. Karena dikolom ini Sahabat masih pada malu malu koment jadi saya isi lagi ajadeh. Masih rame saja yang DEMO yah Mas Pur di wilayah DKI Kalau di Kampung saya adem ayem saja Mas? soale apa daya orang kecil kaya saya. DEMO pun bukan jalan penyelesaian yang membuhakan hasil agar BBM Ndak naik. kalau itu sudah keputusan dan Kebijakan Pemerintah, kita masyarakat kecil seperti wayang saja yang bisa di ombang ambing alur dan cerita oleh pemerintah dan kenyataanya tak ada yang bisa ada yang menolaknya sampai cerita tersebut berakhir dalam 1 episode :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh kang saud gak ikut demo buruh di Subang ya kang... UMK subang 1,9 Jt baru tadi siang ... kang

      Delete
    2. Iyah Mang Yono saya di kebon /sawah melulu sih jadi gak tau berita di KOTA SUBANG Tercinta itu ya Man Yono..?

      Delete
  4. selalu saja menimbulkan efek domino apabila dilakukan pemutusan dengan tergesa-gesa ya kesannya...

    ReplyDelete
  5. emang setiap keputusan pasti ada pro dan kontra yamas.
    ada yg merasa diuntungkan dan tidak sedikit yg merasa dirugikan.

    semoga demonya berjalan damai dan didapatkan kesepakatan.amiin

    ReplyDelete
  6. Waduh saya gak ikut demo buruh mas, ya sudah saya nunggu hasilnya saja, ...

    ReplyDelete
  7. Mungkin bertujuan untuk menyesuaikan dengan kenaikan BBM serta harga barang, bea, tarif dan jasa, mas....

    ReplyDelete
  8. Terbias dengan BBM... rasanya semua tempat mengalami perkara yang sama

    ReplyDelete
  9. yang mau kasih gaji siapa ya?,pemerintah atau perusahaan?,semoga para pengusaha juga mengerti hhh

    ReplyDelete
  10. saya mau ikutan tapi jauh ke Jakarta,sekarang sedang di Surabaya ,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantengen aja dari surabaya
      pasti tahu hasilnya

      Delete
  11. aku juga mau ikutan, tapi aku bukan buruh..

    ReplyDelete
  12. semoga mereka diberikan rasa sabar dan tawakal oleh allah amin

    ReplyDelete
  13. semoga yang jadi tuntutan terkabul ya mas, tapi jangan lupa traktiran makan-makannya kalau berhasil lho

    ReplyDelete
  14. terus terang mas, kadang saya juga bingung sendiri melihat demo buruh yang kadang merasa kurang dan kurang terus. mau naik gaji lagi dan minta terus naik gaji. kalau seandainya cost perusahaan itu tidak dapat membayar buruhnya dengan ketentuan pemerintah, akhirnya perusahaannya tutup. lalu buruhnya mau dikemanakan? bukannya saya tidak pro buruh....apa benar gaji 2,7 jt itu kurang....kok masih ada ya demo dengan motor yang terbilang mahal. coba kita renungkan kembali.

    ReplyDelete
  15. Kalau kerjanya baik
    pasti gaji kita naik
    lebih dari UMP yang diracik
    oleh para nos berhati cantik...

    Daripada demo-demo memekik
    suara sampai serik
    tetap saja harga melonjak naik
    mending kerja baik-baik

    :)

    ReplyDelete
  16. Salam siang Mas Purnomo :) Pans terik di kota subang tidak menghalangi niat saya untuk berpartisipasi ke blog Mas Pur. gimana demo nya sudah reda belum Mas Pur.. kalau belum reda terpaksa saya bawakan pasukan Hansip dari Kampung saya hhh :D

    ReplyDelete
  17. udah lumayan mah sgitu dibanding2 daerah2 lain yg rata2 masih dbawh 2 jtan, di daerahku bojonegoro tahun 2015 nanti umknya Rp1.280.000

    mampir ya mas dipostq yg baru :)

    ReplyDelete
  18. seharus nya para buruh tidak hanya demo minta kenaikan gaji saja, akan tetapi kualitas pekerjaannya juga perlu ditingkatkan sehingga apakah layak atau tidak dengan gaji 3 juta tsb :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia yang harus di perhatikan, Gaji minta tinggi tapi kalau kualitas kerjanya letoe kan kasihan juga para pengusahanya ya Mbak Rin

      Delete

Terima kasih buat kunjungan dan komentar dari rekan semua...

 

ragam

trans

opini

layanan umum