Selevel Usia

budi purnomo

Belum lama ini pernah baca dan urun ngomen juga di salah satu artikel dari blognya mas Ramli. Yang mana isi postingannya terisnpirasi dari komiker asal Nusa Tenggara (betul gitu kan ya mas) Dan di situ disinggung tentang sebuah negeri yang bernama Indonesia kapal tua dan nahkodanya (kendati sempat di sisipkan satu video namun sayangnya saya nak bisa ngebukanya). Sebenarnya inti dari tulisannya sendiri, menurutnya hanya sebatas bentuk pemikiran dan ungkapan dalam melihat kindisi negeri yang kerap di landa beragam persoalan. Sampai hari ini.

Cerita lainnya...
Dan entah, atau karena pas kebetulan saja, sore tadi saat berada di dalam busway yang saya tumpangi. Sang supir sempat memutar lagu berjudul Pak Tua yang dibawakan Elpamas. Lagu yang memang sempat jadi fenomenal, dulu sekali pada zamannya. Kemudian kalo boleh di ibaratkan dengan keduanya, mungkin ada sedikit keterkaitan. Terutama ke soal dan urusan yang berbau TUA nya tadi, tentunya.

Lantarannya..
Jadi sedikit ingin berbagi sebuah kisah. Ceritanya dulu pernah ada seorang kakek yang memiliki kekayaan sangat berlimpah. Dan konon takan habis di makan hingga tujuh turunan. Namun anehnya hal itu membuat keluarganya justru sering menghadapi permasalahan malah terkadang seperti tertimpa kesusahan.

Dari banyak pihak pun beranggapan dan menyayangkan, kenapa bisa demikian. Harusnya kan mereka tinggal uncang kaki sambil menikmati kekayaan yang telah dimilikinya.

Mungkin salah satu penyebab dulunya, karena si kakek yang telah berumur 69 tahun itu sanking asyiknya sering membelanjakan uang dan mengirimkan kekayaan hasil buminya jauh ke luar negeri sana. Tanpa memikirkan dan memperhitungan persedian sebagai bekal buat anak dan cucunya kelak.

Sedikit Renungan
Umur mungkin boleh sama, namun semoga untuk keadaan dan nasibnya, negeri ini tak serupa dengan si kakek tadi. Dirgahayu untuk Mu Negeri. *yet.

43 komentar:

  1. sering liat juga orang-orang tua yang ada di jalanan, bekerja sendirian buat nyukupin hari-harinya. Gue sempet mikir itu salah keluarganya, tapi kemungkinan juga berkata sebaliknya. Merdekaaa .... ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wag EKSAK ada di sini. Huaaaaaaaaaaa sudah lama saya tidak melihat blognya Eksak. Long time no see heiheie. Wah gimana kabar Eksak nih. Insya Allah saya akan segera meluncur ke blog mu. Sabar ya

      Delete
    2. hiya...sama...saya juga kang

      Delete
  2. Masih banyak mindset masyarakat tentang kekayaan bisa membeli apa saja bahkan kesenangan sekalipun. Iya memang benar, tapi dalam konteks 'kesenangan' yang bukan sebenanrnya... Bentuk kesenangan buat orang2 kecil yah 'bersyukur'...

    Met HUT RI ke-69 kang... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul adanya.
      ehh baru tau kalo Mas Bud usianya udah 69

      Delete
    2. Hahahahahaha satu usia dong ama negara kita... :D

      Delete
    3. negara kita yang ikut2an Mas Budi

      Delete
    4. waduh waduh eyang ini kudu panggilnya

      Delete
  3. nah kalo nyanyiin lagu Pak Tua pake gitar cuk, lalu kebayang jaman muda dulu, kita (ehh saya) bisa membayangkan bagaimana tuh jadi orang tua, nggak enak kali ya. memandang langit, kata Elpamas. tapi saat sekarang jadi orang tua, saya jadi mikir: ternyata enakan jadi orang tua daripada jaman muda dulu. (hehe, buat permenungan para bocah).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perasaan pernah dengar deh lagu "pak tua" nya ELPAMAS ini. Apakah liriknya seperti ini :

      Pak Tua sudahlah
      lalalalaal bekerja oh yaaa
      Diluar banyak anginnnnnnnnnnnnnnnn

      Bener kah?

      Delete
    2. Kang Zach klo sya masih nikmatin jadi bocah cilik... *plak

      Delete
    3. Ada yang iringi
      ada yang nyanyi
      ada yang baca puisi
      usia serasa masih muda sekali
      pasti damai dalam negri

      Delete
    4. betul, itu lagu untuk pak harto saat itu, yang nyiptain Pitat haeng alias Iwan Fals

      Delete
    5. denger denger lagu ini sempat di cekal juga yah

      Delete
  4. Ada banyak sisi kehidupan bisa kita petik dari usia Indonesia yang semakin menua ini. Gambaran ilustrai kekayaaan yang melimpah namun tetap dirundung masalah adalah cerminan kehidupan sekarang ini. Gejala duit nganggur kini sudah menjadi fenomena modern di Indonesia. Menjamurnya orang kaya baru (OKB) disertai dengan pamer kehidupan mewah membuat jarak pemisah antara si kaya dan si miskin semakin lebar. Indonesia segera berulang tahun, ada banyak "PR" yang harus kita selesaikan bersama sama untuk INDONESIA yang lebih baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kaya dan miskin
      Tidak lagi terpisah lahir batin
      karena kemerdekaan udah dicermin
      Jadi tampak yakin

      Delete
    2. Iya... amib.! Skala sosial memang kadang jadi msalah srius dimana saja... suka ngebanding2in antara kaya dan miskin.. padahalkan itu gak semestinya... kita saja punya Bhineka Tunggal Ika... jadi semua harus sama dan jadi satu...

      Delete
  5. Banyak sekali ya gan.. blog-blog yang bisa menginsirasi kita itu :)

    ReplyDelete
  6. Bumi Indonesia adalah warisan melainkan titipan baut anak cucu kita, begitu kata orang bijak. Mudah-mudahan negeri ini memang tak serupa dengan nasib sang kakek...

    ReplyDelete
  7. wah keren mas pesanya.. dirgahayu indonesia.. semoga indonesia makin maju dengan pemimpin barunya kelak ya mas.. amin

    ReplyDelete
  8. iyakah mas kekayaan si kakek tersebut yang begitu melimpahnya sekarang habis,
    semoga tidak demikian dengan Indonesia, semoga selalu menjadi negeri yang berkah bagi seluruh rakyatnya, aamiin

    ReplyDelete
  9. Indonesia pasti terus maju bersama ketuaan usianya...

    ReplyDelete
  10. semoga negara tercinta menjadi negara yg baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. amin

    mampir ya mas dipost :)

    ReplyDelete
  11. partisifasi menarik untuk ultah yang tercinta Indonesia...

    salam Merdekaaaaa!! mas pur. hehe

    semoga kelak kita kembali menjadi lohjinawi ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin...

      Partipasi untuk negri
      itu tanda cinta damai
      juga lohjinawi pasti

      Delete
  12. Usia 69 betrrti tua
    Dan harus si anak menjaga
    bersama cucu pewaris harta
    juga ilmu yang diturunkannya
    Dengan penuh cinta...

    Dirgahayu RI ke 69 ...

    ReplyDelete
  13. sayang saya belum membaca ceritanya mas, jadi untuk sekarang cukup nyimak aja dulu

    ReplyDelete
  14. lama betul tak singgah ke blog ini. sibuk sangat. selamat hari raya buat purnomo sekeluarga ya.. semoga bahagia selalu. mungkin ini juga sebahagian dr sejarah indonesia yg belum pernah kita tahu. merdeka buat rakyat di sana

    ReplyDelete
  15. Harta tidak menjamin sebuah kebahagiaan

    ReplyDelete
  16. semoga pemimpin yang akan datang dapat mengantisipasi segala hal hingga yang berhubungan dengan anak cucu kita nanti di masa depan yah mas :)

    ReplyDelete
  17. wew pak tua nya elpamas sekarang bener bener jadi tua ya, semoga kita gak setua elpamas dan gak sesulit pak tua seperti cerita diatas ya ... MERDEKA !!!

    ReplyDelete
  18. ya masih banyak orang yg memikirkan kepentingan pribadinya contoh seperti kakek diatas dimana dia hanya memikirkan materi semata tanpa berpikir anak cucu kelak yg tdk bs lg menikmati hasil bumi sendiri...:)

    ReplyDelete
  19. wah, lagu itu sih selalu menemaniku sepanjang hari sob, selalu aku putar tuh... :D hehe, lagu yg mantap tuh sob...

    ReplyDelete
  20. Jadi ingat kalau negeri ini semakin lama semakin tua, dan tentunya kita harus lebih banyak belajar dari sejarah negeri ini juga.

    Salam

    ReplyDelete
  21. tepuk pramuka.
    prokk prok prok.
    merdeka!!!!

    ReplyDelete
  22. usia boleh sama,nasibnya yg beda mas.. negri ini perlu perubahan besar

    ReplyDelete
  23. rawe rawe rantas malang malang putung yang penting ngeblog jalan terus
    MERDEKA!!!!

    ReplyDelete
  24. Mungkin para pemegang negara masih beranggapan bahwa negeri ini adalah negeri surga yang menyediakan segala kebutuhan tanpa membayar. Jadinya ya dijual sana sini, dikasih sana sini tanpa memperhitungkan kebutuhan anak cucu di masa depan

    ReplyDelete
  25. Ada banyak sisi kehidupan bisa kita petik dari usia Indonesia yang semakin menua ini. Gambaran ilustrai kekayaaan yang melimpah namun tetap dirundung masalah adalah cerminan kehidupan sekarang ini.tapi mudah-mudahan indonesia makin jaya dan masyarakatnya semakin aman,damai sehingga menjadikan negara indonesia sejahtera

    ReplyDelete

Terima kasih buat kunjungan dan komentar dari rekan semua...

 

ragam

trans

opini

layanan umum