Tanggapan Larangan PNS DKI Bawa Kendaraan

muhammad adnin

Tanggapan Larangan PNS DKI  Bawa Kendaraan
Tanggapan Larangan PNS DKI  Bawa Kendaraan.Setelah mengeluarkan larangan melintas jalur busway buat para pengendara beberapa waktu lalu,pertanggal 3 Januari awal tahun ini pun kembali pemprov DKI memberlakukan kebijakan baru lainnya.Ceritanya sih tak jauh dari masalah kemacetan yang kian hari kian parah di ibukota.

Pelarangan penggunaan kendaraan pribadi baik mobil,sepeda motor ataupun mobil dinas bagi PNS DKI di berlakukan pada tiap Jum'at pertama di setiap bulannya.Untuk itu sebagaian dari mereka hari ini mulai menggunakan angkutan umum untuk bisa sampai ke tempat kerja.

Mengenai sangsi bagi PNS yang melanggarnya akan di berikan hukuman disiplin.Khusus untuk hari pertama ini,sangsi itu belum berjalan.Namun buat bulan-bulan berikutnya,bila kedapatan akan di jatuhkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Karena mengingat hari Jum'at,situasi jalanan di ibukota sangatlah padat.Membuat hari ini di pilih dan di jadikan alasannya.
Selain itu kebijakan ini pun di harapkan dapat mengurangi kemacetan,(ujar,orang nomor satu Jakarta).*yet.

source berita by liputan6

59 komentar:

  1. lumayan lah buat ngurangin macet mudah2an hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya tindakan ini bisa menganisipasi kemacetan yang
      Kerap melanda DKI dan sekitarnya. agar suatu saat saya lewat
      Dan dan singgah di DKI Tidak Jemu dengan pemandangan macet
      Yang membosankan yah Mas Budi. makasih share nya :)

      Delete
    2. tapi kalo cuman satu bulan kali mah sama aja , gk ngaruh :D

      Delete
    3. harusnya tiap hari yah mas :)

      Delete
    4. seharusnya kendaraan pns jangan dipakai lagi untuk selamanya,

      Delete
  2. Kunjungan Perdana gan ..ditunggu follbacknya

    ReplyDelete
  3. biar para penumpang bis bertambah ya mas...maklum sekarang banyak yang punya kendaraan sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju pendapatnya memang logis apa kata mbak indah

      Delete
    2. semoga bisnya bisa secepatnya ditambah lagi, supaya para penumpangnya tidak berdesak-desakan lagi :)

      Delete
    3. Insya Allah nanti keinginan Mbak Indah Mas P3, Mas Anthonie
      Akan saya pertimbangkan tapi semua itu atas ijin dari Mas Pur ini
      Karena saya sebagai bawahanya siap menerima perintah hehheheeh :D

      Delete
    4. semoga cepat disetujui yah mas biar nggak tambah macet hehe...

      Delete
  4. tapi kabarnya wagub bapak ahok malah tetap ingin bawa kendaraan sendiri dan tidak menuruti Ingub ini ya mas ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kabarnya pun..bukan gak setuju mas ws.. :)
      Dikarenakan keduanya memiliki jabatan politis,aktivitas yang luas dan membutuhkan kinerja ektra serta ndak cuma di ruangan.jadi mereka mungkin ndak di haruskan menggunakan kendaraan umum.soal jokowi goes sepeda ke balai kota lewat beritanya..itu di lakukan buat ngasih contoh aja mas...
      Ini bukan kata sy loh mas..melainkan pernyataan dari Kepala badan kepegawaia daerah terkait Ahok masih menggunakan mobil dinasnya..hehe

      Delete
  5. Pasti ada manfaat besarnya bagi kota Jakarta seperti polusi asap kendaraan berkurang,mengurangi tingkat kebisingan dari lalu lintas kendaraan serta lainnya. :)

    ReplyDelete
  6. peraturan yg sudah ditetapkan sebenarnya sangat cocok mengingat jakarta ini sudah terlalu parah terhadap kemacetan, tapi kalau bisa jangan dikhususkan ke PNS karena yg membuat kemacetan justeru pihak luar yg bekerja diluar PNS, kan KASIHAN itu PNS.

    ReplyDelete
  7. Jakarta kayaknya makin lama semakin susah, lagi lagi soal kemacetan Ya mas...)

    ReplyDelete
  8. Hmmm... semoga bis memberi contoh ke masyarakat biasa...

    ReplyDelete
  9. semoga bisa mengurangi kemacetan di Ibu Kota Jakarta ya kang .. :)

    ReplyDelete
  10. Tapi ini tidak berlaku untuk Gubernur dan WaGub nya, terbukti Wagub masih pake kendaraan pribadi tuh :D

    ReplyDelete
  11. semoga dengan adanya ingub ini akan membuat masyarakat ikut beralih menggunakan kendaraan umum yah mas, sehingga mengurangi kemacetan yang semakin parah di Jakarta.

    ReplyDelete
  12. keren ya mas kebijakannya :)

    ReplyDelete
  13. gak semua nurutin kebijakan itu, masih banyak yang nakal

    ReplyDelete
  14. kita lihat sajalah,,,semoga anjuran ini bisa dipatuhi oleh semua pihak yang terkait...
    keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
  15. bagus juga sebagai percontohan mas pur :)
    tetapi gag semua nurut kebijakan nya dengan alasan kapan kerja nya!!!! mari kita lihat saja sampai sejauh mana kerja nya yang gag ikut kebijakan itu :)

    ReplyDelete
  16. bagus juga itu bisa mengurangi kemacetan.

    ReplyDelete
  17. berbagai macam peraturan diciptakan untuk meminimalisir kemacetan.. bagus deh, semoga jakarta bebas macet, seperti car free day

    ReplyDelete
  18. Sepertinya pemda DKI sangat gencar berupaya mengurangi kemacetan ya mas, makanya para PNS gak boleh bawa kendaraan...

    ReplyDelete
  19. sedikit masalah yg cuba diatasi...oklah ada juga usahanya...

    ReplyDelete
  20. Masalah kemacetan Jakarta memang sudah ruwet banget. Dicoba aja dulu beberapa kali, terus dievaluasi keefektifannya...

    ReplyDelete
  21. wah pasti bakalan rame ya mas kalau para pns dilarang pakai kendaraan :D
    pasti pada demo kayaknya hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya nggak bakalan berani demo mbak entar bisa dimarahin pak Jokowi hehe...

      Delete
  22. Sekarang lagi hangat ni dibicarain soal PNS naik angkot

    ReplyDelete
  23. wah kemarin saya lihat berita ini di tv mas bud.. saya malah kurang suka dengan ahok wakil pak jokowi.. pak jokowi saja ke kantor naik sepeda, eh ahok malah naik mobil dinas lengkap dengan mobil pengawalnya.. alasan ahok katanya jauh tempat tinggal dengan kantornya.. kebijakan ini bukan untuk dia katanya hehehehe... lucu lihatnya...

    ReplyDelete
  24. Masalah kemacetan merupakan masalah yang rumit bagi dki jakarta, soalnya mau diapain aja pasti macet iya kan mas :)

    ReplyDelete
  25. saya kira dampaknya nanti nggak begitu efektif sih Mas. gimana kalo saya misalnya punya motor, lalu saya titipkan di saudara saya yang dekat kantor, lalu saya pura2 jalan kaki, bisa kan>?

    ReplyDelete
  26. Sayang wagub nya masih pakai mobil ke kantor.. Buat peraturan tp dilanggar sendiri

    Btw, Jika punya impian yang akan diwujudkan, mari berbagi kisahnya di GA http://www.garammanis.com/2014/01/01/giveaway-kolaborasi-apa-impianmu/

    Salam Kenal

    ReplyDelete
  27. Sepertinya tindakan Pemprov DKI sangat tepat nih Mas Budi. jika semua
    Pihak khususnya para PNS Mematuhi aturan tersebut karena ini salah satunya
    Upaya mengurangi kemacetan yang menggila di DKI yang sudah tak terkendali :)

    ReplyDelete
  28. Ternyata daerah ibu kota ribet juga dan banyak larangan ya mas

    ReplyDelete
  29. tapi dengan larangan-larangan seperti itu biar mereka sadar bahwa jakarta / mereka sudah bamblas .. mungkin dengan larangan2 itu mereka bisa tersadar hehehe

    ReplyDelete
  30. Assalaamu'alaikum wr.wb, Purnomo....

    Satu tindakan yang baik untuk mengurangkan macet di jalan raya. Selain itu, bisa mengajak orang ramai untuk melakukan senaman jalan kaki. Usaha yang patut disokong sebagai jalan penyelesaian kepada masalah macet yang selalu dialami oleh penduduk setempat. Di Malaysia juga demikian sama sehingga diadakan kempen "kongsi kenderaan/mobil) untuk ke tempat kerja bagi mengurangkan kesesakan (macet) di jalan raya.

    Salam sejahtera dan selamat tahun baru 2014 dari Sarikei, Sarawak. :D

    SITI FATIMAH AHMAD


    ReplyDelete
  31. semoga bisa dicontoh oleh pemerintah daerah lainnya, apalagi kalau daerah itu sama macetnya dengan jakarta,
    salam dari Kalimantan Selatan

    ReplyDelete
  32. seharusnya pemerintah menyediakan fasilitas transportasi masal yang nyaman. Untuk sekarang ini saya rasa transportasi masal masih belum sempurna. Kalau itu sudah terpenuhi, tinggal mengubah pola pikir masyarakatnya saja.

    CMIIW

    ReplyDelete
  33. ada dampak positifnya juga tapi kurang tau bagaimana tanggapan PNS itu sendiri

    ReplyDelete
  34. Aparatur memang harus menjadi pelopor atau panutan dalam suatu masyarakat. Alangkah baiknya kebijakan ini juga akan diikuti oleh pihak swasta. Bila seluruh PNS dan karyawan perusahaan pada hari tertentu tidak membawa kendaraan pribadi tentu dapat mengurangi 'keruwetan lalu lintas ibukota'. Disamping itu sistem transportasi yang ideal dan bagus di Ibukota harus diwujudkan dengan segera. Banyak pakar di Indonesia yang mumpuni untuk merancangnya. Sedangkan biaya tentu bukan menjadi persoalan yang serius. Cepat dan cepat sebelum Jakarta macet total sama sekali!!!

    ReplyDelete
  35. Kunjungan balik mendarat di TKP dengan selamat gan,
    ditunggu folbacknya ya

    ReplyDelete
  36. Ada baik nya juga lho itu
    Kan mengurangi pengeroposan lapisan ozon

    ReplyDelete
  37. Dukung 100%! Kalo bisa seminggu sekali malah lebih keren! Hehe

    ReplyDelete
  38. sebaiknya memang harus dicoba dulu, kalau naik transportasi umum gimana hasilnya, kalau bus transjakartanya sudah bisa lancar pasti lebih cepat pastinya.

    ReplyDelete
  39. pasti kemacetan akan berkurang ya mas kalau pengguna kendaraan juga berkurang, misalnya larang pns pakai kendaraan ini. Semoga aja berhasil program pemerintah ini :)

    ReplyDelete
  40. sebaiknya memang harus gitu
    aparat pemerintah yang memulai biar jadi teladan. yang penting kendaraan umum dibikin nyaman dulu. liat aja halte trans harmoni kayak apa. kayaknya ga manusiawi banget...

    ReplyDelete
  41. Idea cemerlang tuh,biar jakarta nggak macet,,,,,kasihan mas Budi kalau kerja kesiangan terus gara-gara macet hahaha

    ReplyDelete
  42. sekalian juga berlaku untuk anggota DPR dan DPRD

    ReplyDelete
  43. Bagus kebijakan ini,karena pak gubernurnya juga mencontohi pake sepada ke kantor kerja nya,dan pulang nya juga mau naik bajaj.hehehe

    ReplyDelete
  44. saya setuju aja soalnya domisilinya gak di Jakarta hehehe..
    lumayan bisa hemat BBM dan sehat (yg pake sepeda manual) ^^

    ReplyDelete
  45. Kalau saya lebih melihat dari sudut kacamata suri tauladan bagi para pengabdi negara dan masyarakat. Jadi bila para pengabdi masayrakat sebagai PNS bisa memberikan contoh suri taulada untuk ikut mensukseskan penggunaan angkutan umum, mungkin setiap keluh kesah dan perbaikan fasiltas umum dapat terkontrol dengan rapih. Dan akan mendapat perhatian khusus. Karena mereka juga merasakan, enak atau tidak enaknya naik kendaraan umum. jadi bukan hanya jadi debat kusir hitungan angka bagi komisi dan tambah banda baru setelah ajang proyek. He,, he,, he,,,,,

    Salam,

    ReplyDelete
  46. Selagi tidak merugikan masyarakat luas ... ayo dukung ... ehehehe..

    ReplyDelete

Terima kasih buat kunjungan dan komentar dari rekan semua...

 

ragam

trans

opini

layanan umum