Walang Pengemis Beromset Jutaan Perbulan

muhammad adnin


Walang Pengemis Beromset Jutaan PerbulanWalang Pengemis Beromset Jutaan Perbulan.Dalam waktu dekat ini kembali Jokowi akan berencana memberlakukan denda pada siapa pun yang hendak memberikan uang kepada sekawanan pengemis.Langkah ini di lakukan setelah dinas sosial menemukan seorang pengemis yang memiliki uang Rp 25 juta.

Tumpukan uang yang tergeletak di meja salah satu panti sosial di wilayah jakarta timur ini.Kendati terlihat dekil dan lecek namun bila di totalkan jumlahnya ternyata mencapai Rp.25 juta.Uang itu di temukan oleh petugas satpol PP saat menggelar razia pengemis yang bernama Walang bersama temannya di sekitaran kawasan Pancoran Jakarta Selatan.

Walang sempat berdalih bahwasannya ia hanya mendapat 4 juta dari mengemis sedangkan untuk uang sisa yang 21 juta nya lagi ia peroleh dari hasl menjual sapi peliharaannya.
Tapi faktanya hasil mengemis walang dan rekannya tadi dapat mencapai Rp.150 ribu per hari dan bila di total dalam sebulan ia akan memperoleh omset 4,5 juta.

Sungguh penghasilan yang luar biasa untuk ukuran seorang pengemis,bahkan mampu mengalahkan standart UMP dan penghasilan gaji karyawan kantoran.
Kesuksesan lainnya bisa terlihat di daerah Subang kampung halamannya berasal.Rumahnya permanen dan bagus,mempunyai sejumlah hewan ternak peliharaan dan konon di kabarkan pula ia sudah ikut mendaftar naik haji dan berniat ingin membeli satu unit mobil impiannya.

Mimpi walang berangsur berubah menjadi kenyataan,meski semua itu di dapatkannya lewat hasil mengadahkan tangan pada orang lain yang kerap di temuinya.

Walang Pengemis Beromset Jutaan Perbulan
Kisah seorang Walang merupakan satu fakta bahwa betapa fropesi pengemis yang di pandang hina bisa menghasilkan omset jutaan yang cukup menggiurkan.Dengan bermodal pasang raut wajah dan rintihan nada memelas dirasa ampuh membius sejumlah orang untuk memberikannya dengan sejumlah uang.*yet.

source berita dan gambar by liputan6,sore tadi.

80 komentar:

  1. pantas saja semakin banyak ya mas pengemis di ibukota, lawong pendapatan nya sebesar itu hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kita kejakarta aja yuk mas.. sepertiya lumayan deh.. ckckckckck

      Delete
    2. Kalau tiap hari dapat earning 150 ribu, berarti sebulan bisa PO 4,5 juta ya mas? Ternyata penghasilan publisher adsense kalah jauh sama penghasilan pengemis ya mas, huhuhu :)

      Delete
    3. wah pantesan makin banyak pengemis soalnya hasilnya luar biasa yah hehe...

      Delete
    4. Kaya nya enakan jadi pengemis kalai yah Sob? gak banyak mikir
      Tapi penghasilanya Besar, bisa menghemat kinerja memory otak nih
      Pengemis jaman sekarang sekolahnya kayanya tinggi2 kali yah? hhh

      Delete
    5. Wah kalah ma blogger nih, ambil sisi positifnya aja, kalau pengemis bisa maksimal kenapa kita tidak, @Mas Nady kalau ke jakarta bareng ya hehehehe

      Delete
    6. @ nady, ayok, kayaknya enakan ngemis daripada nguli ckakakakka

      Delete
    7. kalau begitu bagaimana kalau kita nyoba ngemis,tapi harus minta ijin dulu sama Mas Budi,Mas Anthonie dan yang lainya,hahaha

      Delete
    8. wah saya bukan yang punya jkt kang, coba sama mas Budi ijinnya haha...

      Delete
  2. Amet gek pak, yu lan kang kulo pertama...............x

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat mas. anda berhak mendapatkan payung.

      Delete
    2. Di tambah kaos capa Betmen sama permen kojek soale
      PertamaXX nya kehabisan stok Mas Arie hehheheh
      Mas KS sudah ngasih Payung keren tuh hhhhh

      Delete
    3. boleh boleh, payung sama kaos nya hehehehe

      Delete
  3. Wah ternyata cukup besar juga ya penghasilannya pengemis tersebut. Sebaiknya memang harus ditertibkan keberadaannya. Terlebih lagi di ibu kota, sebaiknya memang harus bersih dari pengemis :) Ini merupakan tugas pemerintah setempat bagaimana mengatur masyarakatnya agar bisa tertib dan teratur ya mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya jangan sampai dibiarkan karena selain membuat tambah tak teratur juga membuat banyak yang malas untuk bekerja...

      Delete
    2. Bener Mbak Rin Mas Anthonie Jakarta Ibu Kota Indonesia
      Kalau Bapak Kota nya mah belum ada apa sudah taka ada
      Jakarta emang harus bersih, dan rafi gelandangan dan pengemis
      Oleh Jokowi di amankan, tapi kalau lebih baik nya sekalian
      Koruptor dan hama Negara di amankan yah agar Jakarta Bersih
      Luar dalemnya,,, hihi hanya opini jangan di hiraukan tt3tt3tt3tt3

      Delete
    3. Iya kalau bisa pemerinta mengakomodir para pengemis untuk di berikan penjelasan. Kalau bisa juga diberi pekerjaan agar mereka bisa bekerja dengan layak dan mencari nafkah lagi :)

      Delete
  4. Hmmm... Ternyata ini ceritanya pengemis kaya!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga semua mausia Pengemis juga ga semua pengemis manusia

      Delete
  5. Luar biasa sebulan 4,5 juta...bersih lagi bisa nyantai..ada juga mas di kota kudus yang pernah saya dengar para pengemis dari daerah itu kaya-kaya jauh melebihi dari orang2 yang kerja keras

    ReplyDelete
    Replies
    1. gimana mbak..? apakah mbak indah tertarik.....?

      Delete
    2. yuk kita jadi pengemis keren...

      Delete
  6. tapi tetep aja tidak bagus menurut saya walaupun omzet milyardtan sekalipun kalau menjadi pengemis mending jading jadi cleaning service macam saya asalkan cukup alhamdulillah

    ReplyDelete
  7. keren banget ya...andai kita juga punya omset segitu dalam sebulan :D

    tapi saya rada bingung juga, di beberapa media ada yang bilang walang ini dari sumedang tapi ada juga yang bilang dari subang...yang betul yang mana ya ?? berita sekarang suka banyak yang seperti itu, apa gak teliti atau bagaimana ya. banyak saya jumpai yang seperti itu

    ReplyDelete
  8. Wah hebat juga tuh orang...tapi klu semua orang ikutan ngemis kaya dia trs siapa yg mau ngasih coba...ya biarlah mungkin emang jalan hidup dia kaya gitu

    ReplyDelete
  9. biarin 4,5 juta sebulan ge' ah.....sayah mah bersyukur ALhamdulillah azh deh ngga 4,5juta sebulan ge'

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau Kang Hadi nggak 4,5jt sebulan. tapi 15jt sebulan. keren kan beliau..

      Delete
  10. jd ngiler mas budi liat nominal nya:-D kalah gaji saya ni mana di kekang sama jam kerja :-D

    ReplyDelete
  11. Luar biasa hasil yang didapatkan,tapi apa daya sekarang tidak dibolehkan memberikan uang kepada pengemis karena akan didenda.

    ReplyDelete
  12. sebenarnya nggak salah juga bukan Mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak salah Bang. nggak nyolong ko'...

      Delete
    2. ngak lah. Bentar lagi di sinetronin pengemis naik haji

      Delete
  13. sudah kerjanya tidak terikat waktu, gajiya gede lagi.. yuk mas kita susul...ckckckckck

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekalian bawa drum yang besar Mas. biar banyak dapetnya.

      Delete
    2. Apa saya alih Profesi aja yah? tar akh Mas Nady Mas KS Saya
      bawa cangkul dulu yah sama karung gluk glglgglglk

      Delete
  14. bermodal mental yang kuat, hasilpun memuaskan. mantap..hehe

    kalau si pemberi uang di denda. trus pengemisnya dihukum donk...kasihan yo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. engak kok Pengemisnya di arahin untuk tidak Ngemis lagi Melainkan Njumat, Nyabtu Ngeminggu, Nyenen dst. Pokoknya ga boleh pas hari kemis gitu.

      Delete
  15. provesi yang sangat menjanjikan ternyata Ngemis itu. Pantas Saja banyak yang berduyun duyun dari udik kekota untuk Ngemis penghasilannya jauh melebihi yang banting tulang memeras keringat macam saya.
    Sebenarnya tak elok juga melarang orang untuk berderma, namun tetep saja perlu trobosan untuk mencegah maraknya peminta minta. Semoga dengan aturan denda bagi pemberi peminta minta bisa membuat jakarta lebih tertata.

    ReplyDelete
  16. saya setuju dengan keputusan pak jokowi itu karena tujuannya utk menghilangkan budaya mengemis, terutama bagi org sehat namun tdk mau bekerja tetapi mengemis aja ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak saya juga setuju dengan pak Jokowi :)

      Delete
    2. Wah berarti Pak Jokowi termasuk penumbang pengangguran
      juga yah Mbak Indri Mas Anthonie, soale pengemise gak bisa usaha ahhah

      Delete
  17. yah, gagal lagi deh rencana ane buat mengembangkan bisnis, hahahha, keburu ketahuan sama pak joko cs

    ReplyDelete
  18. Yang membuat saya "nyengir" adalah ketika melihat beritanya di tv ketika beliau melambaikan tangan bak pejabat dan mengutarakan cita-citanya ingin membeli mobil.. haha
    Tapi ada 1 keinginan mulia yang beliau kemukakan yaitu niatnya menunaikan ibadah haji pada tahun 2019.
    Apakah di benarkan dalam islam ketika seseorang hendak berangkat haji dengan cara mengemis???????

    ReplyDelete
  19. Wah saya ketinggalan berita nih Mas Budi. gara-gara Kompi saya error
    Dan berhenti on blog Instal ulang PC dulu simak dan nyusul Cerita Walang nya
    Yah Mas Budi terima kasih bisa tanya Mas Walang ada kepanjanganya apa tuh?

    ReplyDelete
  20. Tidak hanya di kota. Di desa pun orang yang meminta-minta juga banyak. Padahal mereka punya tubuh yang kekar, sehat dan masih tergolong muda, tapi kenapa kok mengemis ? jawabannya ya cuma satu, karena mengemis penghasilannya menggiurkan. yet*)

    ReplyDelete
  21. Mengemis adalah cara mudah utk dptkan uwang...tp kalau yg benar2 tidak mampu itu tak mengapa tp kalau menjadi jutawan kerana mengemis...itu memang luar biasa.....(lebih kaya si pengemis dr yg memberi)

    asma adalah perkataan yg tepat budi utk penyakit sesak nafas itu..hehehe....

    Selamat berhujung minggu budi....

    ReplyDelete
  22. Kok kayak kuraNg kalau komen dan pandangan nya sama. Kenapa hidup kok menjadi harus itu ! apa apa yang create nggak bisa dia pengemis dia memutuskan spt iitu kan sudah melalui proses ... Silahkan anda melakukan kalau bisa 25 juta itU kecl jika dibandingin uang yang komen itu kenapa ya baru aja berkreatip dikit jangan itu haran ,,,,jadi kere itu harus tetap kere selamanya ... Uang hasil yang diidapat itu kan pasti ada jjuga uang haram hasil koruppsi yang terbagikan sehingga adil

    ReplyDelete
  23. saya jadi ingat sebuah media cetak pernah mengulas tentang profil seorang "BIG BOSS" dari penggemis yang juga tetap berprofesi sebagai penggemis, memiliki harta banyak, rumah mewah dan mobil mewah, namun penampilannya tetap suram......, :-)

    ReplyDelete
  24. memang begitulah yang namanya kehidupan
    Sebenarnya mereka juga gak mau jadi pengemis, mereka juga punya harga diri, tapi itu terjadi karena terpaksa,
    Tidak ada manusia yg bercita-cita jadi pengemis mas, mereka juga kepengin jadi jutwan tapi jalannya saja yg berbeda....
    salam sukses buat mas budi

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju,,,,,,,,,,,,,,mungkin buat mereka hanya dengan cara seperti itulah yang bisa dilakukan,mengingat cari kerja juga begitu sahnya,,,,

      Delete
  25. wah memalukan nih orang Subang ternyata :D
    bikin emosi aja haha

    ReplyDelete
  26. wah kurang ajar banget tu orang ngelabuhi orang banyakm nah pelaturan jokowu mesti didukung,, tapi itu orang yang benar benar kepepet membtuhkan bantuan di jalanan jadi kena korban ya, mengerikan sekali

    ReplyDelete
  27. Aduh,,, susah ya kalau begini kan, tapi sekarang kan sudah ada badan zakat, jadi dana yang disalurkan dapat diberikan kepada yang benar-benar layak ya. Jadi enggak akan ada pengemis yang kayak gini lagi... :)

    ReplyDelete
  28. Datang lagi Mas Budi dan simak lagi dengan sek sama
    Mas Intan yang sabar aja jangan cepet emosi tar gak kebagian hhhhh :D

    ReplyDelete
  29. pantes banyak pengemis orang penghasilannya segitu

    ReplyDelete
  30. Di Bogor pengemis di jalanan juga semakin banyak, sudah jadi profesi yang dikoordinir lagi.
    Mudah2an Pak Walang berhenti mengemis, buat apa dapat uang kalau tidak membawa berkah dan malah membuka jalan ke neraka!

    ReplyDelete
  31. Jakarta selain banjir air,ternyata banjir pengemis juga yah,berarti harus membangun danau resapan pengemis nih hihihi

    ReplyDelete
  32. Dapet Vixion gan... :D pengemis kaya tuh :v

    ReplyDelete
  33. Yg penting gak nyolong aja, deh! Bakal ada sinetron baru nih, "Pengemis Naik Haji" hehe..

    ReplyDelete
  34. jadi pengen kaya walang hehehehe

    ReplyDelete
  35. sebenarnya manusia diberi akal dan pikiran serta tangan dan kaki untuk berusaha dan bekerja bukan meminta-minta :)

    ReplyDelete
  36. ada pesan gambar buat Mas Budi di blog saya. silahkan diliat pesannya mas..hehe

    ReplyDelete
  37. jumlah yang fantastis,.. .padahal itu baru diungkap dari hasil ngemis ya,. . .padahal kalau kita ikuti ke rumahnya,. .dia pasti juga ngeblog sperti kita,. ..dan mendpatkan hasil dri situ, ..mau dari adsense, affiliate, atau kali aja hasil dari trading forex, .. ..

    hehehee, . .sapa yang tau :P

    ReplyDelete
  38. Mengalahkan UMR tuh mas bud .. yang dipabrikan kalah dong hehe

    ReplyDelete
  39. Melihat hasilnya dari mengemis memang kebanyakan para pegawai atau karyawan perusahaan akan kalah. Para pegawai kantoran dan perusahaan hanya menang prestise status sosialnya yang lebih tinggi dibanding pengemis. Pengemis dapat menjadi 'profesi' yang menggiurkan untuk orang yang 'berani' melakukannya. Dengan kamuflase berupa baju lusuh, wajah wewelas, sakit parah, seolah 'lumpuh', dan adegan 'sandiwara' lainnya dapat menghasilkan uang dengan 'sangat mudah'. Bagaimana dengan orang yang betul-betul miskin? UUD 1945 pasal 34 menyatakan 'Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara'. Tentu setiap daerah mempunyai Perda yang mengatur 'larangan pengemis, pengamen, dan lainnya yang sejenis' untuk 'beroperasi di tempat umum'. Mereka hendaknya ditertibkan, dibina, dididik, diberi bantuan, dan solusi yang baik. Indonesia yang sejahtera dan adil adalah idaman kita semua. Salam cemerlang!

    ReplyDelete
  40. Kalo dihitung2, gaji pejabat saja kalah ya mas sama pengemis, makanya mereka tidak mau beralih profesi walaupun ditawari kerja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengennya cari yang gampang tapi dapetnya gede, makin lama jadi pemalas semua hehe...

      Delete
  41. Tapi jangan karena ada kasus kayak gini terus mengurungkan niat kita untuk bersedekah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin harus tepat sasaran bersedekah buat orang yang sangat membutuhkan, kalau di jakarta para pengemis punya rumah mewah di kampungnya haha...

      Delete
  42. Di Kota saya bukan pengemis tapi Calo Angkot, penghasilan bisa nyampe 500rb perhari..

    ReplyDelete
  43. makanya saya gak pernah ngasi ke pengemis yang dijalanan..
    kalo ini masih mending mengemis uangnya untuk kebaikan...

    nah kalo kejadian dikota saya,.. paginya mereka ngemis... malamnya ngumpul rame2 main judi... dan ini pengalaman yang saya lihat sendiri waktu menemani adik membuat riset untuk skripsinya... :(

    salam kenal.. maaf baru mampir

    ReplyDelete
  44. banyaknya mereka dapat wang...tiba-tiba saya teringat sewaktu di jakarta bulan 3 hari tu...seorang pengemis menghampiri kami tapi kami tak buat apa2 pun...tapi selepas tu rasa menyesal...

    ReplyDelete
  45. daripada baca beritanya malah lama baca coment disini,, sama2 seru.
    kehidupan ini memang rumit...

    ReplyDelete
  46. mengemis itu berdosa mas
    tangan di atas akan lebih baik drpd tangan di bawah
    sudah tangan di bawah, malah pamer segala

    ReplyDelete
  47. udah kaya, udah banyak uang, kok gak buat modal aja ya, malah lanjut''an ngemis. :D

    ReplyDelete

Terima kasih buat kunjungan dan komentar dari rekan semua...

 

ragam

trans

opini

layanan umum