Sangsi Denda Penerobos Jalur Busway

muhammad adnin

Sangsi Denda Penerobos Jalur Busway. Rencana pemberlakuan sangsi berupa denda uang terhadap sejumlah pengendara yang kerap menerobos jalur bus Transjakarta akan segera di berlakukan dalam waktu dekat ini.

Sangsi Denda Penerobos Jalur Busway
gambar di ambil dari lokasi jalur bus Transjakarta yang berada di depan halte busway Kebon Nanas,Cipinang sore tadi

Nampak seperti yang ada pada gambar,bus Transjakarta jurusan Tanjung Priok - PGC Cililitan seharusnya dapat berjalan lancar di jalurnya sendiri.Namun lajunya terhenti oleh sederet mobil pribadi yang menghalangi persis di depannya.

Sejatinya jalur busway memang sengaja di buat agar steril dari jenis kendaraan lain,sehingga membuat angkutan ini lebih banyak di minati dan di suka oleh para penumpangnya di karenakan bisa terhindar dari kemacetan.
Namun kerap masih banyak para pengguna jalan yang sering kali memakai jalur yang bukan semestinya.Sehingga membuat bus Transjakarta mengalami keterlambatan dan berakibat para penumpang busway harus rela antri lama menunggu busnya tiba.

Kendati demikian,para pengguna jalan yang kurang disiplin itu tidak bisa seenaknya menerobos jalur busway lagi nantinya.Karena dari Pemprov DKI bersama Polda Metro Jaya akan mengenakan denda sebesar Rp.500 ribu untuk pengendara sepeda motor dan Rp.1 juta akan di berikan untuk pengemudi kendaraan beroda empat yang masih berani(sengaja) menerobos jalur itu.

Timbul pertanyaan? Akankah denda maksimal ini akan di rasa efektif mensterilkan jalur busway dan membuat jera bagi yang melanggarnya.Kita tunggu saja hasil dari rencana ini,selanjutnya.*yet.

Referensi by Liputan 6 sore (27/10) kemarin dan sore tadi.

105 komentar:

  1. pendapat sekaligus saran saya, siram aja pake saus merah di kaca mobilnya biar kapok :D
    kalo dikasih peringatan atau apa itu kelamaan. Intinya berlaku tegas walau hukumannya sekecil apapun :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah Mas Intan galak juga yah..?
      Saya jadi takut nih, kapan-kapn lewat DKI Saya
      Gak berani lagi deh menorobos jalur Busway.

      Delete
    2. Siram pakai saus dan mie ayam nya juga ya mas. Asyik juga kayaknya. Jadi bisa kenyang kalau melanggar jalan busway di jakarta hehe :D

      Delete
    3. pasti kenyang deh kalo yang nyemprotnya mang yono atau kang ucup :D

      Delete
    4. Saus Hitam lebih mantup yah
      Tapi leboh gurih saus kacang

      Delete
    5. Saus nya dicampur sama kripik tahu, sepertinya jos gandos mas hehe :D

      Delete
    6. baru bisa mampir ternyata sudah ketinggalan jauh nih.....

      lempar apa dulu mas Intan, kalau dlempar pake mesin tetas mana bisa kenyang :D

      Delete
    7. Setelah Mampir di Rumahnya Kang Ucup, makan tahu
      Sekarang, mampir akh di Blog nya Mas Budi kali aja ada
      Semangka sisa,an hhh, yang penting makanya jangan di tengah
      Jalan Busway, tar di siram Saus sama Mas Intan, tuh Mbak Rin
      Lagi makan Mie, yah Mbak..? hhhh

      Delete
    8. Mie ayamnya masih nggak yah, saya jadi laper nih hehe...

      Delete
    9. Dengan diberlakukannya DENDA ini mungkin akan menjadi sumber ladang KORUPSI baru karena berpotensi dana denda yang diperoleh bisa tidak masuk ke kas NEgara. Saat saya melhat proses pelaksanaan penerapan Sanksi ini barusan di TV tidak atau blum ada DENDA seperti yang dimaksud. Hanya TILANG saja

      Delete
    10. apalagi kalau ada acara damai di tempat ya Pak....bakal masuk kantong tuh duit :D

      Delete
    11. Setuju Banget mas intann . . . .

      Delete
  2. kurang besar tuh denda nya, angka nol nya tambahin satu lagi. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh juga mas. jadi hasil denda bisa buat bikin usaha ya hehe ^^

      Delete
    2. HAahaha Mbakk Ririn Bisa Aja Nihhh :D masa Uang Hasil Dendaan Dibuat Modal haha dasarr dasarr :P

      Delete
    3. Memanfaatkan sesuatu yang bisa dimanfaatkan mas hehehe ^^

      Delete
    4. nolnya tambahin satu buat ganti angka yang paling depan ya mas :)

      Delete
  3. satu langkah yang baik dan perlu untuk di dukung,ini sebagai bentuk pembelajaran tentang bagaimana tata krama dalam menggunakan fasilitas umum,salam

    ReplyDelete
  4. langkah yang baik,tapi tunggu juga gimana reaksi para pengguna,kadang dalam seminggu paling lama sebulan mereka akan patuh habis itu merdeka

    ReplyDelete
  5. Efek jera kalau di tegak kan bisa juga bisa mengurangi pra pelaku melakukannya, namun apa juga tidak akan timbul peluang kecil untuk berdamai dengan angka yang lebih kecil kang ?

    Salam,

    ReplyDelete
  6. tapi kalau saya lihat di tv tv pada bebas mas lewat jalur busway.. jakarta tetap jakarta. sepertinya susah di rubah kalau memang sifat masyarakatnya masih begitu begitu saja mas.. hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul itu Mas Nady, memang begitu di Jakarta saking padet nya kali
      Tapi mungkin Artikel Mas Budi baru Rencana, belum di berlakukan.

      Delete
    2. Pelan tapi pasti Insya Allah aturan seperti itu bisa dijalankan ko walaupun tidak semudah membalikan telapak tangan, makanya perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk dari kita-kita nie selaku pengendara mbo ya belajar dari sekarang taat dan sadar hukum. Toh dengan menerobos jalur busway kan beresiko juga, bukannya dah banyak tuh kecelakaan yang terjadi di jalur busway? Kalo saya sih yakin dengan kepemimpinan DKI yang sekarang, sedikit demi sedikit udah mulai kelihatan buktinya. Lihat saja Tanabang sekarang udah mendingan gak terlalu macet ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

      Delete
    3. jadi harus bikin jalan lagi saja ya mas :) ditumpuk juga nggak apa-apa dari pada setiap hari macet

      Delete
    4. Kalau ada jalan Busway baru, Jakarta Lewat Subang, Bandung
      Tar saya mau jualan Tahu Keripik, ngambil di Kang Ucup biar asyk hhhh

      Delete
  7. wah bagus ni infonya mas,saya baru tau kalau ada denda

    ReplyDelete
  8. Setiap sesuatu itu pasti ada undang2 dan peraturan supaya tidak timbul masalahkan budi....kalau ada denda nanti pasti kesulitan dpt diatasi....

    Selamat mlm mas budi...selamat beristirehat.....

    ReplyDelete
  9. Tehnik jitu menertibkan sekaligus menambah PAD

    ReplyDelete
  10. begitulah sifat driver kereta (mobil) yang selfish.. mungkin juga pemilik mobil itu orang kaya yang tidak peduli denda..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak begitu juga sih Mbak Mizz, di DKI kadang-kadang
      Peraturan suka pilih-pilih tebu pribahasa nya, tapi gak semua

      Delete
  11. Memang sih mas serasa percuma ibokota mau diapain juga toh .. kalau mau tertib harus ada sangsi mulu .. ada sangsi juga pada cuex

    ReplyDelete
  12. seharusnya tuh orang yang melanggar di hukum 1 thn, jangan cuma di denda saja. kalau yang melanggar orang kaya, uang segitu nggak ada artinya.

    ibukota ko' kalah sama Bali...xixixi

    ReplyDelete
  13. Sangat setuju lah kalo biasa sim nya juga dicabut gak boleh mengemudi lagi seumur hidupnya he... saya sudah muak liat pengemudi arogan kayak begitu. kayak jalan punya Mbahnya ajah, he,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. aya naon kenapa atuh kang hehe ... tapi memang bener sih suka kesel kita kalau dah ketemu sama pengemudi egois ...

      Delete
  14. Wah sangsi nya Lumayan juga sebagai hukuman yang
    Melanggar atau menerobos jalur Busway, yah Mas Budi..?
    Kapan tu kira-kiranya akan di Berlakukan, dan bisa kah peraturan
    Pemprof DKI ini berlaku untuk semua Pengguna jalan
    Kalau Anggota Dewan termasuk gak Berlaku nya Mas? ttt3tt3tt3..

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak bolehlah mas Karysta, kalau masih nekad yah emang keterlaluan tuh hehe...

      Delete
    2. Itu berlaku buat semua pengguna kendaraan mas, makanya sekarang ada usulan baru untuk ke depannya kemungkinan akan menggunakan kartu elektronik walaun pun itu masih wacana. Dengan menggunakan kartu elektronik seperti di singapura, sekalipun pejabat tetep bisa kena tilang..

      Delete
    3. Kaya nya Mas Marnes, Hapal betul tentang Busway yah?
      Jujur sepenuhnya saya, kurang paham dengan tranpostasi
      Yang satu ini, yah maklum saya tinggal di kampung terpencil

      Delete
    4. Lah kan liat berita mas hehehe...saya juga orang kampung :)

      Delete
    5. sebenarnya mereka nggak salah lo...kan jalan umum mereka yang dipake untuk busway. jadi sempit kan....kalau busway bikin jalur khusus sendiri sih itu lain lagi.

      Delete
  15. Saya setuju sekali dengan adanya sangsi denda seperti itu mas Bud asal uangnya bener-bener dikelola dengan baik, sip deh semoga makin tertib kedepannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amien semoga Doa Mas Anthonie di Khobul yang maha kuasa
      Dan jika dana nya, bisa di kelola dengan baik, jangan lupa bantu
      Rakyat kecil yang, membutuhkan terutama Pendidikan dan Kesehatan

      Delete
  16. Karakter pengguna jalan memang sangat beragam menerobos jalan yg bukan jalurnya sudah tau adalah tindakan yg salah. Dengan di berlakukan sangsi denda bagus tuh mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ironisnya lagi banyak dari kalangan pejabat pemerintah juga gak taat akan aturan lalu lintas, giliran ditilang malah galakan dia dari pada petuga lalu lintasnya hehehee :D

      Delete
  17. Ingat Jakarta, ingat dengan kemacetan lalu-lintasnya yang sungguh 'luar biasa' dan bisa menimbulkan stress (kecuali hari Raya Idul Fitri dan hari libur cuti bersama). Saya salut dengan adanya transportasi Busway ini. Angkutan massal yang bersih, nyaman, cepat, murah, dan tepat waktu. Namun amat disayangkan bila ada kendaraan lain baik roda 2 maupun 4 yang menerobos jalur Busway tersebut. Sanksi denda atau hukuman kurungan perlu diterapkan kepada pengguna kendaraan sepeda motor dan roda 4 yang melanggar memasuki jalur Busway. Disiplin itu indah. Ayo kita wujudkan bersama tertib lalu-lintas dimanapun berada dan kapanpun. Salam cemerlang!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau nggak macet, mungkin bukan jakarta ya pak hehe :D

      Delete
  18. coba kalau yang lewat mobilnya pak pejabat...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak pejabat suka sekali coba caba yah

      Delete
  19. Baguslah peraturannya akan di berlakukan,, agar supaya keamanan dan tingkat kecelakaan bisa berkurang. nice info

    ReplyDelete
  20. Mudah2an saja dengan ada nya sangsi denda membuat pengemudi yang menerobos jalur busway berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali,tapi ga rame juga sih klo ga ada yang melanggar hehe,,,...

    ReplyDelete
  21. Singgah dan follow di sini. Jemput ke blog saya pula ya. Terima kasih.

    ReplyDelete
  22. Hmmm ... Akhirnya Diberlakukan Juga yah Sanksi Buat para penerobos Jalan Bus way :D
    tapi sayang Apakah Mungkin Hukum Tersebut akan Berjalan Dengan lancar ?? Soalnya Dendanya Itu Lhoo Terlalu Besar hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru dengan diberlakukan denda yang besar seperti itu dimaksudkan agar ada efek jeranya sob...makanya perlu di dukung tuh :)

      Delete
    2. Hmmm .. Oh iyaa yahh hihi makasiii Nih mas Marnes Udah Ngasih Penjelasan Yang Lebih :D

      Delete
  23. Wah mahal juga ya mas dendanya...wah ini warning buat para pengendara sepeda motor yg melanggar,,,apalagi motor pinjeman

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, udah minjem bayar denda lagi hehe...

      Delete
  24. Kalau dipikir hidup dijakarta ini susah juga, soalnya banyak aturan, Tapi yah gimana lagi situasinya makin rame sih, mungkin sebaiknya jakarta perlu dipindah di Bengkulu saja ya mas..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya jangan dipikirin mas hehehe...tidak ada yang susah dan tidak ada yang mudah, semua kembali ke pribadi dan pola pikir kita masing-masing. Yang dipindah bukan kota jakartanya mas, ampe taon jebot juga gak bakal bisa...jakarta ya jakarta...ada juga yg dimaksud dipindah itu pusat pemerintahannya. Makanya jangan heran kalo jakarta punya masalah yg sangat kompleks karna semua ada di jakarta baik pusat pemerintahan maupun pusat perekonomian adanya di jakarta.

      Delete
    2. Benar mas Kliker, saya sependapat kalau ibukotanya dipindah ke Bengkulu bukan jakartanya.
      Jakarta memang semua ada, makanya semua orang pada kumpul disana.
      Tapi jakarta memang Unik, sebenarnya kalau kita sama setuju, semua lingkungan kota jakarta itu perlu dibuat jalang layang dan diperbanyak jalurnya kalau perlu mulai dari jakarta sampai ke surabaya penuh jalan layang. dan itu harus dipikir dari sekarang, tapi itu menurut saya mas...hehe..

      Delete
  25. Padahal sudah ada jalur masing-masing ya mas, tapi ttep aja pada nyerobot, kalo kecelakaan pasti saling tuding siapa yang salah, kurang disiplin. Entah sampe kapan ya mas

    ReplyDelete
  26. sangat2 setuju kalo untuk ini, wong udah dikasih jalan sendiri kok masih aja nebas jalur busway. pengen cepet sih cepet tapi resikonya itu berbahaya ntar kalo di tabrak busway wasalam deh. ya semoga aja masalah kemacetan di jakarta segera ada solusinya supaya pengendara mobil, motor dll bisa nyaman tanpa harus nerobos ke jalur busway

    mampir ya mas dpostq yg baru :)

    ReplyDelete
  27. Sudah seharusnya aparat penegak keamanan lalu lintas, dalam hal ini adalah polisi, bisa mensterilkan jalan busway, mengingat eksistensinya yang sangat penting bagi para penumpang yang hendak bepergian. Payung hukum untuk menertibkan lalu lintas memang sangat diperlukan, namun harus rasional juga. Denda yang amat sangat besar tersebut saya kira cukup sulit untuk diterapkan. Namun, yang dibutuhkan saat ini adalah tindakan praktisnya. Bukan hanya hukum dan undang-undang nya saja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mbak Ririn yang penting tindakan praktisnya, sip banget :)

      Delete
    2. biarin atuh neng...kan bisa untuk sampingannya petugas...;o)

      Delete
    3. Sippp seratus untuk mas anthonie dan pak cilembu hehe :)

      Delete
  28. Dari pada tidak ada action, cara seperti ini boleh dicoba juga

    ReplyDelete
  29. mahal juga ya dendanya,aturan baru perlu sosialisasi yg tepat supaya tdk malah menimbulkan masalah baru

    ReplyDelete
  30. Memang butuh waktu bagi kita untuk membiasakan diri disiplin atau mematuhi aturan yang baru. Thanks mas sudah sharing.

    ReplyDelete
  31. Lebih asik lagi kalo ga usah dikasih denda, tapi busway nya dibuat kayak 'mobil penghancur' kayak di pilem kartun anak-anak itu, jadi kalo ada mobil ato motor didepannya, hajar aja, salah sendiri masuk sono, pemandangan juga buat kitanya XD

    ReplyDelete
  32. niesa singgah dan follow.. :)

    ReplyDelete
  33. waduh mahal banget dendanya ya....orang desa macem saya kan ngga tau...gimana tuh? ada dispensasi ngga kang...nawar jangan sejuta gituh atuh...cepe' deh...boleh kan?

    ReplyDelete
  34. klo dilihat dr dendax cukup besar.., smg aja kedepanx denda ini bs efektif..!, klo gk efektif pake dipenjara aja.., asalkan jgn seumur hidup heheh..

    ReplyDelete
  35. Memang sudah seharusnya yang namanya peraturan itu dijalankan dengan tegas, apalagi ini kan ibu kota negara. Kalau berani melanggar, harus siap dengan sangsinya!

    ReplyDelete
  36. Kesadaran masih kurang... saya rindu bangsa kita ini dipimpin oleh orang yang tegas...

    ReplyDelete
  37. hanya kesadaran yang bisa mengatasi itu :D

    ReplyDelete
  38. kalo yang nerobos kena denda sepertinya lumayan juga mas, maksudnya walopun kadang masih tetep ada juga yang nerobos tapi sebagian pasti ada juga yang masih pikir2 mau nerobos apa enggak ya..

    ReplyDelete
  39. Semoga dengan diberlakukannya aturan itu pengendara lebih tertib dan tidak menyerobot apa yang bukan haknya hinga lancar tuh trans jakarta yang menjadikan pada beralih naik angkutan masal semua lancar jalannya

    ReplyDelete
  40. Saya sangat setuju sob dengan peraturan baru ini, yang terpenting adalah jangan tembang pilih saja seperti biasanya,,, heheheee

    ReplyDelete
  41. Assalaamu'alaikum wr.wb, Purnomo....

    Tidak sepatutnya ada yang menghalang laluan yang telah ditetapkan untuk kenderaan awam (busway). Hal seperti ini sepatutnya sudah difahami dan diketahui oleh sesiapa sahaja. Kalau seperti foto di atas, itu menunjukkan keangkuhan dan "miskin"-nya akal mereka yang bersikap demikian kerana menyusahkan orang ramai. Sewajarnyalah pemerintah setempat mengambil tindakan dan harap ia akan berhasil.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak
    SITI FATIMAH AHMAD

    ReplyDelete
  42. semoga saja membuat jera bagi penerobos jalur ini ya,dan aturan ini berlaku juga buat para beginde beginde itu jadi tidak ada itu istilah anak pejabat ato apapun yang lolos dari denda jika melanggar

    ReplyDelete
  43. Dan saya pun ikutan bertanya:
    BIsakah denda ini akan efektif mensterilkan jalur busway dan membuat jera bagi yang melanggarnya.?

    ReplyDelete
  44. nampaknya akan berlaku sesaat,kelamaan juga pasti pada bandel lagi,mengingat jakarta sangat padat

    ReplyDelete
  45. Ketertiban umum merupakan hal yang bersifat urgen. Terlebih lagi apabila menyangkut kepentingan orang banyak. Ini jelas perlu dipertimbangkan dengan baik. Tata tertib di tempat umum harus diberlakukan dengan baik, supaya bisa dan nyaman. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah DKI Jakarta untuk mensejahterakan rakyat Jakarta :)

    ReplyDelete
  46. Setuju banget denda aja sebanyak-banyaknya buat para pelanggar, kecuali Para......... yang suka melanggar aturan dengan alasan ini itu untuk menghindari denda

    ReplyDelete
  47. indonesia kok suka menyerobot ya mas
    coba kalo diberlakukan denda tinggi pasti pada tertib semua

    ReplyDelete
  48. perlu banget tuh buat para penerobos
    biar lebih tertib

    ReplyDelete
  49. skrang orang pada ngeyel-ngeyel mas, apalagi yang berpacu dengan masalah waktu. saya rasa denda udah cukup, tapi kurang maksimal. coba dipenjara sekalian, buat sock terapi bagi yang lain gitu. haha

    ReplyDelete
  50. Halo sobat memang terkadang orang tersebut tergesa-gesa, tapi memang ya mau bagaimana lagi. Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yo'i sob alasan yang umum kalo di jakarta mah, lagi buru-buru lah, takut telat ngantor lah...Tapi mau gak mau suka gak suka aturan harus tetap di taati...
      Bukan begitu pak ustadz hehehe :D

      Delete
  51. Pagi ini saya hendak Bepergian, ke luar kota Mas. semoga
    Saya gak melanggar Rambu-rambu Busway., soalae kalau ke kota saya agak Malu e.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau malu ngumpet aja mas Karysta hehe...

      Delete
  52. Wkwkwkwk., catet ajah nomor mobilnya mas., terus tinggal di samperin kerumahnya minta 500 ribu atau 1 juta., hehhe

    ReplyDelete
  53. Wah kemaren aku baru pertama kali naik busway , dan banyak juga yang melanggar ternyata, semoga dg adanya denda semua pelanggar jera

    ReplyDelete
  54. Saya tunggu artikel baru lainnya.

    ReplyDelete
  55. saya sepkat ini mas kalau di kasih denda, lagian mereka yang menerobos jalur yang bukan jalurnya, mburu cepat, ntah itu ke kantor atau ke tempat lain, coba saja kalau jakarta tak macet, mungkin juga para pengendara takkan menerobos jalur busway yang notabene bukan jaluirnya.

    ReplyDelete
  56. Kalau didenda semaksima sekalipun, mereka tetap ingkar. Jalan terbaik, suruh mereka menggunakan sampan sampai akhirat hehehehehehehehe

    ReplyDelete
  57. sangsi yang sangat berat, mudah-mudahan dengan sangsi yang telah ditetapkan membuat para penerobos jera.

    ReplyDelete
  58. semuanya tetap harus dengan kesadaran semua pihak ya kang, semoga berjalan dgn sukses .. :)

    ReplyDelete
  59. sanksi yang sangatmemberatkan sekali yak

    ReplyDelete
  60. pengalaman saya pas nerobos polisinya bilang wani piro? stnk tak kasih ... hehehe.. sangsi untuk dilanggar dan dimanfaatkan oknum polisi,

    ReplyDelete

Terima kasih buat kunjungan dan komentar dari rekan semua...

 

ragam

trans

opini

layanan umum