Seberapa Penting Sebuah Nama Samaran

muhammad adnin

Seberapa Penting Sebuah Nama Samaran

Di suatu hari
Petruk :Gong...(sapaan pertama dan kedua)
Petruk :Gong..Bagong! (sapaan ketiga,namun Bagong tetap enggan menengok apalagi menjawab panggilan Petruk)
tiba-tiba Gareng datang di tengah mereka
Gareng :Jos...! (walau memanggilnya hanya sekali dan dengan nada pelan Bagong langsung menengokan wajah dan membalas panggilan Gareng)
Bagong :Hai...Alex! Apa kabar man(di baca men)
Petruk :Semenjak kapan kalian berganti nama?(sambil terheran)
Bagong dan Gareng :Makanya gaul dong man! Payah Kau Truk...hari gini masih petruk saja nama kau.
Petruk :Fenomena apa ini(ucap Petruk dalam hati).#ilustrasi jenaka.

Seberapa Penting Sebuah Nama Samaran. Bila kita perhatikan,kenapa hampir dari semua kalangan,baik dari anak-anak,remaja atau ada sebagian dari orang dewasa bahkan orang tua sekalipun,ngerasa perlu memakai nama samaran.Dan sepertinya memang hal ini sudah ngelekat dari dulu hingga sekarang.Mengapa bisa demikiannya, pastilah ada penyebab dan alasannya.Seperti apa? Dan ini dia mungkin salah satunya.

  • Faktor pergaulan
Yang namanya pergaulan,ruang lingkupnya pun sangat luas.Bisa disekolah,dirumah,dikampus,dikantor dan tempat lain,di mana mereka biasa mengisi dan menghabiskan waktu dalam kesehariannya.Kita ambil contohnya di lingkungan seperti sekolah.Dan kebetulan saya pun punya sedikit kenangan bila mengingat masa-masa ini.Bagi yang sekarang ada dari rekan yang masih dan sedang sekolah,barangkali dalam waktu 5-10 tahun mendatang bisa dapat menjadi kenangan juga,untuk di share dan di ceritakan pada temen dekat atau mungkin ke anak-anak sendiri,nantinya..hehe(baiklah..kita lanjutin lagi ya ceritanya)
Dilihat dari jamannya,ternyata nama samaran yang di gunakannya pun ada perbedaan di tiap era atau masanya.seperti:

Di era tahun 80-an yang di pakai dominan dengan sebutan nama dari tokoh,idola atau aktor jawara film(cerita)dalam negeri,salah satunya seperti:Mat Peci,Mat Pelor,Jaka,Den Bagus,Dewi,Mona,Ida dan lainnya.Serta nama-nama ini pun sering di gunain pula di kalangan anggota(komunitas) ngebrik di Jakarta.Jangankan ponsel atau handphone,wong pesawat telepon saja orang banyak belum memiliki,dikarenakan memang barang itu tergolong sangat mahal dan mewah di kala itu.

Bergeser maju ke tahun 90-an,dimana di masa ini ada beragam nama yang sering di pakai,seingat saya yang kala itu sedang ngetren nama samaran yang berakhiran serba che dibelakang nama asli.Sempat saya pun di panggil temen-temen di SMU dulu dengan sebutan Buche,kalo Yanto ya berarti Yance.Kurang tahu juga cocok nggaknya buat nama lain,bila di sisipkan dengan akhiran che juga...hehe.Selain dari serba che tadi,ada juga yang mengambilnya dari nama artis,berbeda dengan tahun 80-an sebelumnya.Bila di tahun 90-an nama artisnya kebanyakan berasal dari barat,bisa di maklumi kemungkinan lidah orang kita saat itu,sudah mulai terbiasa menyebut nama-nama artis dari negeri eropa sana ya sepertinya..hehe.
Dan akhirnya sampai masuk di era tahun 2000-an hingga kini,saya pun ndak perlu menjelaskannya lagi.Karena saya yakin para rekan lebih mengetahui akan nama-namanya(dan mempercepat tulisan ini juga bisa cepat selesai) hehe..

  • Faktor Media
Selain radio dan televisi,yang paling lebih berperan adalah media internet.Menjamurnya beragam jejaring sosial,seperti facebook,twitter dan aplikasi chat lainnya yang di sediakan gratis.Makin hari makin bertambah saja user(penggunanya).Tak heran beberapa nama pun kebanyakan menggunakan nama-nama samaran,mungkin karena alasannya untuk menjaga privasi, sekedar menghilangkan jejak dsb.

  • Sehelai pesan
Hakikatnya para orang tua telah memberikan(memilih)nama yang paling bagus dan baik buat anak-anaknya.Dan sebuah nama adalah merupakan satu doa(kita hampir sudah tahu itu semua).
Tanpa menghilangkan maksud dan arti dari nama aslinya,nama samaran bila di gunakan hanya untuk mengisi hiburan dan sebagai nama panggilan agar terdengar akrab di pergaulan dan linkungan(mungkin akan baik-baik aja)Dan terkadang kenyataannya justru sebuah nama samaran lebih banyak di kenal dari pada nama aslinya di banyak kalangan.Namun yang amat di sesalkan,terkadang dari diri entah sadar atau pun tidak,memanggil nama seseorang dengan sebutan yang di tambahkan atau di lebih-lebihkan hingga(dapat) membuat sakit dan tak berkenan untuk yang menerimanya.Semoga saja kita tidak termasuk di dalamnya.*yet.

115 komentar:

  1. nama itu sebuag doa, maka berilah nama yang baik...memberi nama samaran bisa karena namanya kurang bagus atau biar gaul atau tidak ingin jati dirinya di ketahui khalayak..entahlah, kembali kepada niat masing-masing

    ReplyDelete
    Replies
    1. supaya ngga mudah ditemukan, kalau ada penagih hutang kang....;o)

      Delete
    2. kalo pagi azis..klo malem ani sagita...hihihi :D

      Delete
    3. kalo tengah malem itu kunti :D .

      Delete
    4. Mas Budi seneng pake kata "Seberapa.." ya?

      Delete
  2. Saya rasa klw nama samaran itu tdk terlalu penting, selagi perbuatan kita baik utk apa mmbuat nama samaran.
    keep spirit brother!

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukannya kalo mau berbuat baik mendingan jangan diketahui orang lain, pak..?

      Delete
  3. Betul sekali sobat! Bahkan sekarang nama samaran terkadang jauh lebih berarti dalam artian jauh lebih dikenal daripada nama asli. Dan ironisnya, kebanyakan yang bisa membuat orang-orang menjadi terkenal adalah justru karena nama samaran nya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. engga juga sih
      buktinya rawin kalah pamor sama rawon...

      Delete
    2. sama pawon juga wkwkkwkwkkwk *piss ah.

      Delete
    3. pantesan terus rawan begini

      Delete
  4. nama adalah doa. orang tua kita memilihkan nama buat kita ini, nggak asal nyeplos aja, namun juga penuh pertimbangan dan pemilihan nama yang baik dan mengandung arti. hargailah usaha mereka, dan dengan bangga menunjukkan nama kita ke khalayak umum..

    ReplyDelete
  5. Kalau nama dipakai untuk sebutan pergaulan menurut saya sih gak apa2.Tapi kalau untuk urusan formal yah jelas kita harus menggunakan nama asli kita yang sesuia dengan apa yang di KTP :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju pak...
      bagaimanapun juga hubungan sesama itu penting. dan untuk mencapai itu kadang muncul nama panggilan yang berbeda dengan nama asli. aku yakin yang suka ngotot ga baik pake nama ga asli karena nama adalah doa, kalo manggil ceweknya ga mungkin pake nama ktp. berani taruhan lah...

      Delete
  6. loh ko kyk adminnya hahahahaha..

    met pgi mas met aktivitas'y mas smga hari ini lebih baik dari hari yang kemarin mas. kesini sekalian bawahkan kopi mas hehehe

    ReplyDelete
  7. Senang rasanya membaca Postingan ini mas Budi,
    Bisanya orang tua yg paham dan bijak ia akan memberi nama kpd putra putrinya sesuai dengan keinginan cita^ kedua org tuanya sehingga sebaiknya memberi nama harus nama yg baik dan punya arti atau makna.
    Kalau soal nama samaran ini tentu saja boleh karena itu merupakan bentuk kepuasan atau kebahagiaan seseorang yg kurang puas dg nama aslinya, dan itu merupakan hak azazi yg harus kita hormati.

    Apalagi dengan adanya jejaring Sosial di FB, Twiter dan lainnya, itu merupakan salah satu perkembangan Kehidupan di Dunia Maya, karena memang Dunianya saja berbeda dan bukan Dunia nyata jadi wajar^ saja.
    yang Penting kita jangan terpengaruh dengan Mereka, dan tetap menjadi yang terbaik dari mereka.

    salam sukses Mas Budi, selamat bekerja dan selamat beraktifitas

    ReplyDelete
  8. ini ceritanya tutorial wayang yah ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tutorial bikin nama anak.

      Delete
    2. punakawan udh komplit....lha sengkuni mana?
      ingak-inguk :D

      Delete
    3. di komen ini yang paling atas

      Delete
    4. kalau nggak salah antara Indah P sama Miz Tio..

      Delete
    5. Mbak Indah P. Indah Payah tepatnya

      Delete
  9. orang tua udah susah2 nyari nama yg baik untuk kita , malah diubah..haha
    biasanya nama samaran itu para seniman..
    kunjungan perdana sob, folback ya :D

    ReplyDelete
  10. alhamdulillah ....
    selama ini belum pernah menyamar nama mas :D
    tetap MICHAEL VAHLEPI :)

    Mampir :)

    ReplyDelete
  11. nama itu istilah doa orang tua buat kita

    ReplyDelete
  12. Nama bagi saya pribadi ya bang Budi adalah sesuatu yang sangat sakral dan merupakan satu kebanggaan,orang tua memberikan kita nama adalah salah satu lambang atau tanda kecintaan mereka bagi kita walau ada juga nama yang diberikan agak nyeleneh dikit tapi bagi mereka itulah yang paling bagus.
    Kalau tetntang fhoto yang diatas itu jadi ingat masa jayanya RIA JENAKA bersama TVRI yang pada waktu itu kalau tidak salah setiap HARI MINGGU SIANG maennya JADI INGAT NOSTALGIA ZAMAN 80'an nih bang..hahahhahyyyy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali sob Nama adalah sebuah identitas sehingga masing masing dapat mengenal satu dengan yang lain..kayak bang Icahbanjarmasin semua orang pasti tau kalau berasal dari banjarmasin ...he he he

      Delete
  13. Yah.. begitulah mas, orang tua memberikan nama pada anaknya tidak asal-asalan [ada arti dan maknanya]. Tapi kemudian sang anak merasa malu atau risih jika ada yg memanggil dg nama asli, apalagi jika sudah menjadi artis atau orang terkenal, beberapa lebih memilih nama panggilan yg mempunyai nilai jual.. mungkin alasanya untuk mendongkrak popularitas kali. Saya pribadi, sampai sekarang tetap memakai nama asli.. lihat nama blog saya.. asli tanpa rekayasa.. hahaha..

    ReplyDelete
  14. Yang suka pakai nama samaran kan biasanya anak muda,biarkan saja namya juga anak muda jiaaaahahaha,,,,,Succes untuk semua,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. BTW Kalau lihat gambar di atas jadi ingat nonton TVRI jaman baheula tuh hahaha,ada Semar,ada petruk,Tapi nama acaranya lupa ladi hehehe

      Delete
    2. Nama Acaranya Ria Jenaka mas

      Delete
    3. angkatan tuwa rupanya kang dedethea teh geuningan...selamat datang di komunitas tuwa tuwa keladi kang...;o)

      Delete
    4. Miz Tio baru tau ya kalau kang ubi gaol..!!

      Delete
    5. Gaol tokoh Tia Jenaka juga bukan?

      Delete
  15. hehe...artikel nyindir saya inih.
    sampe sekarang oleh temen2 dibekasi, saya dipanggil "Idol" nama yang saya pake jaman interkom(pasti ngalamin kan), nama itu saya ambil dari "Bily Idol"(kalau ngga kenal, tanyain sama kang zach pasti beliau tau siapa Bily Idol".
    sekarang di blog saya pake Cilembuthea, selain untuk membumikan Desa Cilembu, juga agar orang yang kenal saya otaknya langsung konek ke Ubi Cilembu, yang paling pas, kenapa saya pake nama itu...supaya yang nagih hutang ngga bisa mendeteksi keberadaan saya didunia maya...halaaah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa gitu ya koneksi ke ubi cilembu lemot gak tuh??.

      Delete
    2. kalo udah pake nama Cilembu Idol, pasti nggak lemot

      Delete
    3. dulu idol sekarang modol
      hoek...

      Delete
  16. saya anak era 90'an masuk ke 2000'n hiyeee saya lahir di tahun milenium..
    gaaaaaaaaaaaaaaol men *ngibasin kuncir* sambil *nyengir kuda* terus *kedip-kedip mata ke kuburan kucing* lalu ngapain lagi ya..

    kalo kata "nek" (baca : Tujuh Bunga) itu namanya abegeh :D .
    nah kak KS tuh namanya byk bgt ada nakusan alias kstiawan alias popeye terus apalagi lah banyak bgt embel-embelnya tuh ^,^

    itu ya yang namanya gaul ..
    nama adalah doa betul bgt.. udah njamur dikuping denger kata-kata itu............ ambil nama buat anak dari lagu qosidah aja, artinya bagus-bagus tuh. *jleeb* .

    selamat siang ^_____________^ ..maaph kalo ngetiknya ada yg salah,
    #havelunch .

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha... lucu komen ini.
      dihias aja wajahnya kayak romo semar cs di atas itu

      Delete
    2. Miz Tio, ko' saya lagi sih? diatas kan pasukan petruk yang di bahas.

      kang Cilembu pantas nggak ya di jadiin Gareng?

      Delete
    3. pak @zach : dihias n dikasi pita biar kelihatan maskulin ya

      kak @Kstiowan jadi apa.

      Delete
  17. Replies
    1. seklaian di polow juga g+nya.

      Delete
    2. follow itu kan ikutan ya? yuk ikuti saja..

      Delete
  18. Masih kelihatan bagus tu Mas kalau Budi dipanggil Buche. Lha nama saya Hendrik, oleh kakak dari kecil sampai sekarang sering dipanggil Ndro, gak sekalian Kasino, tau Dono. haha

    ReplyDelete
  19. Sebenarnya nama samaran memang ada sejak lama.. dan terkadang bisa bermanfaat buat si pemilik nama, misalkan untuk membangkitkan kepercayaan diri... dan biasanya seseorang di panggil dengan gelarnya sebagai jasanya atau kebiasaanya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo jasanya Ande-Ande Lumut, enak to disun sama yang numpaki

      Delete
  20. lihat fhotonya duh inget dulu pas yang Di TVRI ( sama sama kang Dede ) yang ada atengnya mas ...
    BTW nama saya ruly tapi anak2 manggil Uung jujur mas nyamanan dipanggil Uung .. hehe

    ReplyDelete
  21. Sebisa mungkin jangan pakai nama samaran deh, nama kan pemberian orang tua. Kalau punya nama kecil / nama panggilan ngga apa2.

    Iya nih Mas, ternyata modem speedy bisa rusak karena petir. Suara 'ledakan'nya lumayan keras, bikin kaget banget. Padahal kita lagi ngga ngenet, tapi modem posisi masih on. Alhamdulillah ngga nunggu lama sudah bisa diganti dengan yang baru. Sepertinya perlu anti petir modem deh.

    ReplyDelete
  22. dear friend, life is
    into two parts:
    The past,
    a dream!
    The future,
    a wish! I wish you a wonderful Wednesday

    ReplyDelete
  23. Kang Asep lagi sakit,
    beliau minta doanya agar lekas sembuh, kembali bercanda,
    dan melorotin sesuatu seperti biasa.

    ReplyDelete
  24. wah...gw banget tuh :)
    nama asli gw Ti** Kus*****, ada temen yg konsisten selalu manggil gw tikus, nah akhirnya biar keren dikit gw bikin aja jd teakoes :D

    Selamat berkarya kawan & sukses selalu dimanapun kita berada :)

    ReplyDelete
  25. wah mungkin kepengin dapet pacar banyak jadi nama samaran sangat penting bang hehehe,,,

    ReplyDelete
  26. kayaknya sekarang tambah ngetren tuh mas pakai nama samaran.
    yang pasti ada alasanya sendiri kenapa pakai nama samaran..hehehe

    *seperti saya. kalau baca profil saya pasti tau nama saya.

    ReplyDelete
  27. kalo saya sama saja sob. kalo misalnya dipanggil nama kita sebenarnya oleh teman2 ok fine2 aja dan kalopun nama yg lain itu dibuat kepada kita ok gpp asalkn enak dan tdk menggangu telinga kita ataupun org lain.

    ReplyDelete
  28. namaku satu,,tapi panggilanku banyak,asalkan mudah diingat sama pemnyebut saja,hohoo

    ReplyDelete
  29. Jangan-jangan Mas Budi juga punya nama samaran? hehehe :D

    Kalau saya ga perlu nama samaran Mas, nama asli saja sudah banyak. ^^

    Nama itu memang doa, karena itu kalau nnti punya anak pengen kasih nama yang artinya bagus *Tapi sebelum itu, 'ketemu' papanya dulu. Hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. papanya Mbak Nina adalah Mas Budi? gimana gimana... pengin tau

      Delete
  30. met sore menjelang malam sobat, seiring waktu berjalan malah nama samaran kita yg lebih di kenal dari pada nama aslinya, sama seperti artis2 ibukota tlah mengantikan nama asli mereka menjadi nama samaran.yg penting positive aja seh gak masalah sob
    salam sukses selalu.....

    ReplyDelete
  31. nama pemberian orang tua tetap kupakai walau didunia online karena aku lebih nyaman dg nama asli ketimbang samaran hehe, lagian aku merasa nama dari orangtua lebih indah dan menyahut spontan bila ada yg memanggil

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanya Mbak, bikinin pantun yang pas buat Mas Budi

      Delete
  32. .. he..86x. baek di nyata n di maya sama aja. emank banyak banget yg menyamar^ gitu. he..86x. namun,, kalo aq sich tetep pake nama asli n nama panggilan kecil dari papah n mamah aq. he..86x. tetep harus bersyukurlah. he..86x ..

    ReplyDelete
  33. Kalau saya tidak suka pakai nama samaran..
    Saya bangga pakai nama asli walaupun nama saya aneh hehe..
    Makasih infonya mas Budi :D

    ReplyDelete
  34. mampir ke t4 sahabat, nama kadang membawa faktor sebuah hoki...

    ReplyDelete
  35. Sudah lama tidak berkunjung ke blog mas budi, rasanya ketinggalan informasi dan hari ini ketika berkunjung membaca sebuah pembahasan yang sangat penting tentang sebuah nama, ternyata banyak hal yang harus kita perhatikan terlebih dulu untuk membuat nama samaran.

    Sebenarnya nama asli saya juga bukan Kraeng, tetapi nama itu diangkat dari bahasa Daerah yaitu panggilan untuk laki2 heheh...aslinya Francisco, namun karena dulu saya sempat bekerja di kapal dan akhirnya banyak yang menyebut nama samaran saya KAPTEN hehehe....mau tidak mau diterima saja apa adanya.

    Terima kasih sudah membagikan artikel yang sangat bermanfaat ini. Salam...

    ReplyDelete
  36. wah kalau dulu di bentuk berartinya, sesuai nama aslinya cuma di plesetkan sedikit. kalau aku, justru tiap tempat beda nama, tergantung temanku yang mau ngasih nama aku apa. kadang malah dia lupa nama asliku siapa, taunya istilahnya aja. :D

    ReplyDelete
  37. Ada kontes nama samaran nih.. ikutan akh... Hheueu..

    Nama samaran yg saya bilang abadi adalah EDAY, ini nama samaran dari saya SD sampai keluar SMA masih aktif..
    namun sekrang jauh dari kawan2 jadi kebanyakan orang manggil Edie atau Ram..

    Anak yg baik insyaalllah mempunyai nama yg baik pula.. nama yg baik insayaallah anaknya baik pula.. amiiin.. :)

    ReplyDelete
  38. Kalo di fb ada orang namanya hampir 1meter termasuk nama samaran bukan ya? Hehehe


    maaf baru sempat kunjung.

    ReplyDelete
  39. hadir ah masih tentang nama samaran bang :D

    ReplyDelete
  40. kalo saya mah suka yang asli2 aja , terserah mau orang manggil apa yang penting nama asli saya devina ahaha

    ReplyDelete
  41. Wah, gambar di atas mengingatkan saya pada kelompok Ateng CS...barangkali nama samaran erat kaitannya dg nama tokoh yg digandrungi, mas...

    ReplyDelete
  42. sy pake nama blog aja dech... *smile

    ReplyDelete
  43. Aku punya beberapa nama panggilan dong, Mas. Ken, Torro, adek, dan apa lagi ya...

    #mikir

    ReplyDelete
  44. terkadang nama olok olok lebih dikenal dari pada nama nama asli, ini yg ga bagus

    ReplyDelete
  45. Memang banyak alasan mengapa seseorang itu memakai nama samaran, tergantung motivasinya juga sih. Apa yang disampaikan di sini semuanya sudah mencakup. Namun bagi saya pribadi memakai nama samaran juga bisa saja karena saya merasa nyaman dan privasi terlindungi

    ReplyDelete
  46. Kalau saya pakai nama panggilan sehari-hari aja gan.. Cik awi biasa di panggil cik.. Gak pakai samaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. nama lengkap Bang Cik siapa sih?

      Delete
  47. sampai saat ini saya masih mengunaan nama asli saya tanpa nama samaran

    ReplyDelete
  48. saat smp, malahan yang ngetren kita dipanggil dengan nama orang tua kita.

    ReplyDelete
  49. nama asli saya terbilang cukup panjang mas, jadi saya pake nama samaran di blog hehe....( mami zidane termasuk samaran bukan sih...?)

    ReplyDelete
  50. dear Friend, I write very much kind words
    and send them to different places.
    For people who touch my heart,
    and you can also feel friendship, I wish you a nice Thursday

    ReplyDelete
  51. Betul sekali, nama samaran kadang lebih mudah dikenal dan mudah diucapkan seperti artis-artis itu. Ah apa arti sebuah nama, kata ebiet g ade. :D

    ReplyDelete
  52. kata orang biar lebih gaul gitu lo...hehheee

    ReplyDelete
  53. Kayak aku ya kang, biar di dunia maya juga tetap memakai Nama Asli xixiii... tu juga kalo lgi inget kang, klo ga ya pakai nama samaran, takut ketahuan sama Pak RT ... :D

    ReplyDelete
  54. Ulasan yang sangat menarik sobat..

    Walaupun nama merupakan pemberian yang terbaik & mengandung doa dari orang tua, tapi pada kenyataannya terkadang banyak dari kita tetap menggunakan nama samaran (termasuk saya)hihi..
    Mungkin point" di atas merupakan faktor penentunya atau juga ada alasan tertentu dari pribadi masing"..entahlah.. menurut saya selama itu bisa membawa dampak positif sih tidak masalah..

    ReplyDelete
  55. salam sahabat.
    Kunjungan di awal pg jemuah.met pg yah.

    ReplyDelete
  56. bangun" bang wkwkwk
    hadir lagi dimari untuk tengok punokawan.

    ReplyDelete
  57. Hoho saya merasa tersindir.... kira-kira nama samaran beda nggak ya sama nama pena? Kalau menyelipkan nama asli kayaknya gimanaaaa gitu :D

    Hmmm, kunjungan di Jumat pagi yang cerah, sukses selalu untuk sobat :)

    ReplyDelete
  58. kalo saya lebih suka dipanggil dengan nama asli mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya lebih suka dipanggil mas w0nder man

      Delete
  59. Kalau saya nama adalah doa Kang :)

    ReplyDelete
  60. .: Matur TQ ceritanya Mas Dalang...(he...he...he).

    ReplyDelete
  61. Nama samaran pntg juga untuk penyamaran :D

    ReplyDelete
  62. nama adalah doa, tapi gambarnya itu juga lucu mas. wkwkwkwkwk

    ReplyDelete

Terima kasih buat kunjungan dan komentar dari rekan semua...

 

ragam

trans

opini

layanan umum