Tukar Guling Nasi Uduk

muhammad adnin

Tukar Guling Nasi Uduk. Bersyukurlah untuk orang yang merasa banyak kekurangan,sehingga hanya di sibukan dengan bagaimana cara memperbaiki akan kekurangan pada dirinya.Hingga tak sempat menbuang-buang waktu untuk mencari-cari kekurangan/aib saudaranya (orang lain).

Setiap orang selalu punya keinginan,keinginan untuk di puji/di sanjung misalnya.Hal itu masih wajar untuk di maklumi dan terbilang logis serta manusiawi.Tetapi tak jarang di jumpai pula ketidak inginan kita bila mendapat penilaian dan perlakuan yang tak mengenakan isi hati dari orang lain,namun tak lantas semua itu membuat kita galau apalagi sampai menjadi tersungging tersinggung karena ulah nya.
Mungkin perlakukan yang di berikan orang lain tadi terhadap diri kta,bisa berupa sentilan ucapan,teguran (krtik) atau justru pula bisa kita anggap sebagai satu masukan yang positif.

Bicara soal itu semua,ada beberapa tujuan/alasan orang menujukan nya terhadap diri kita,yang salah satu tujuan nya memang benar-benar niatnya untuk meluruskan dan membetulkan atas kesalahan dan ketidak serasian akan satu hal pada diri kita,dan itu bisa di jadikan sebagai perbaikan dan perubahan, bahkan dapat menjadi motivasi kearah yang lebih baik lagi untuk kita melangkah kedepannya.Namun bila kritikan yang lain,yang datangnya dengan alasan untuk menjerumuskan (mengolok-olok) ataupun memang dasarnya tidak menyukai tanpa alasan yang jelas,tak usah di gubris alias cuekin aja..toh nanti nya mereka akan lelah dan bosan, hingga akhirnya cuma buang-buang waktu sia-sia dan menguras pikiran dan tenaga mereka sendiri.

"Hitam.... Hitam kereta api....udah tahu hitam...banyak loh yang menanti".


Menarik kesimpulan (nih ceritanya)....Kalau memang kejadiannya sudah seperti itu...nampak semakin jelas bahwasannya ada kelebihan dan nilai tambah (plus) yang tidak di miliki oleh si tukang pandai kritik tadi.
Teringat akan satu coretan indah dari sobekan koran pembungkus nasi uduk...menu spesial sarapan pagi keluarga,tapi sayangnya saya tak sempat mengambil fotonya,kurang lebih coretannya seperti ini :

"Jangan merasa tersakiti bila melihat keberhasilan dan kelebihan orang lain..bergabunglah dengan kebahagian yang di rasakannya...ucapkan selamat...lalu lihatlah apa yang terjadi... Keberhasilan mu juga akan segera datang menghampiri".
Semoga dapat mengisi waktu luang dan hanya sekedar mencari sedikit hiburan, sukses untuk kita semua.*yet.

*referensi by sobekan koran bungkus nasi uduk

47 komentar:

  1. bner tu... apabila saudara kita mendapat suatu kesenangan,,, kita hrus menanggapinya dngan gembira,,

    mlah jngan mrasa iri atas kesenangan org lain..

    makasi sobat atas ilmu nya yg sngat bermanfaat

    ReplyDelete
  2. Wah artikel yang bagus nih sob :) Hermanbagus hadir di malam hari :)

    ReplyDelete
  3. Belajar banyak dari sobekan kertas tadi...
    Memang ikut merasakan kesenangan dan kebahagiaan orang lain adalah tanda kita bersyukur atas apa yang ada pada diri sendiri dan juga pada orang lain

    ReplyDelete
  4. salah satu pembelajaran buat saya tentang kehidupan..

    terima kasih banyak sahabatku telah berbagi dengan postingan yang berkualitas ini..

    ReplyDelete
  5. Postingan yang bagus, banyak sekali memberikan pelajaran tentang makna kehidupan, Terima kasih kawan sudah berbagi

    ReplyDelete
  6. kita manusia diciptakan dengan segala kekurangan dan kelebihan masing-masing.
    pada intinya setiap manusia itu berbeda.....pesan dari saya untuk sahabat blogger semua
    "Kita semua berbeda,tapi jangan jadikan perbedaan itu satu perselisihan....jadikaanlah perbedaan itu satu keserasian"

    salam silahturrahmi,salam blogger
    suport untuk postingnya mas budi.....cap jempol untuk anda :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sejuk banget nih Mas Reo. Kyai dari Jiran

      Delete
  7. knjngan mlm genk.. ane dpt ilmu lgi ni genk. trmkasi'y ilmunya genk.

    ReplyDelete
  8. abaikan saja yang mengolok-olok, anggap saja syaithon. ;) *kata pengajiannya pak ustad

    wah kalau saya tidak begitu memperhatikan isi kertas bungkus nasi, selesai ya buang begitu saja. :|

    ReplyDelete
  9. Luar biasa kawanku yang satu ini,begitu jelinya Mas Budi terhadap hal kecil yang ( koran bekas bungkusan )tapi bisa menginspirasi kita agar dalam hidup ini bisa lebuh baik lagi,jangan hanya bisa membuang waktu percuma hanya untuk membuat orang lain tidak nyaman dengan berkedo kebaikan.

    Salam succes

    ReplyDelete
  10. wah sobat emang mantap dech, cuma dari sobekan koran saja bisa jadi artikel yang bisa di ambil hikmahnya..? keren dech sob

    ReplyDelete
  11. nice,,,,memang sob hal yang sudah d buang saja masih ada pelajaran yang bisa d dapat dri situ

    ReplyDelete
  12. Wah, filsafah "alam terkembang jadi guru" benar2 mas Budi terapkan nih. Meskipun sdh jadi sobekan dan pembungkus nasi uduk, namun isinya sngat bermanfaat utk dijadikan bahan renungan dan menambah pengalaman batin. Terima kasih mas Budi...

    ReplyDelete
  13. betul sekali sob...

    jangan sibukkan diri untuk mencari kekurangan orang lain, introspeksi diri lebih baik

    ReplyDelete
  14. Selamat malam pak budi (purnomosymb19).
    sudah lama saya tidak membaca tulisan bapak. psting ini sangat menarik menurut saya, ini bisa jadi pelajaran yang sangat berharga untuk kita yang hidup bermasyarakat.

    ReplyDelete
  15. Wahh lagi kenapa bang Budi..hiii..mungkin sifat manusia terkadang ingin dipuji dan disanjung walau pun sanjungannya serta pujiannya "TIPIIIIIIS AZA" namun bisa membuat klepek..klepek..namun yang lebih penting lagi LEGOWO lah dalam segala hal walau pun PAHIT terasa namaun MANIS nantinya..hahahyyy

    ReplyDelete
  16. Bruauauakkakakaka...

    Lucu Juga tuhh yang Kereta api..

    Sukses Untuk Anda..


    #Saya Tunggu Komentar Balik Anda Di Blog Saya..

    ReplyDelete
  17. wow emang jeli dan kreatif ya mas budi
    hanya dengan dengan sobekan kertas dapat memaknai arti di balik sebuah untaian kata yg berubah menjadi kalimat.....top abis dah

    ReplyDelete
  18. Aduh judulnya bikin laper "Nasi Uduk"
    hehee...
    salam 6^_^9

    ReplyDelete
  19. judul na enak, kunjngan perdana ne om,,
    dah folow jg #338
    di tunggu kunjungan da folow na kawan

    ReplyDelete
  20. apakabar sobat,,, salam persahabatanya ..
    dan kunjunga pertama saya ni,,,, hehehehe
    sukses selalu buat sobat

    ReplyDelete
  21. kalau keluarga, saudara , teman atau sahabat bahkan tetangga kalau mereka sukses kita ucapin selamat supaya ketularan sukses nya hehehe bukan malah iri hati,,,, jadi sukses dalam keberhasilan bahagia kan segera hampiri kita pula... :)

    ReplyDelete
  22. apa lagi hitamnya kopi, pasti banyak yang doyan :D gan minta cara donk buat bikin menu reply kayak ente ini, terima kasih!

    ReplyDelete
  23. Manggut-manggut aja deh Mas. Kalau saya ngiri banget Mas kalau liat orang lain kok ganteng banget.hehe

    ReplyDelete
  24. hihihihi jangan iri gan, uda takdir :D

    ReplyDelete
  25. Jangan iri dengan keberhasilan orang lain. Maka keberhasilan akan datang menghampiri. Mantaff

    ReplyDelete
  26. postingan yg bagus mas. tak baca2 dl ya mas...hehehe

    ReplyDelete
  27. Benar sekali. Kadang sulit dibedakan antara KRITIK dengan MENCELA karena sama sama mengarah kepada "protes". Tentu semuanya harus disikapi dengan bijak

    ReplyDelete
  28. Poin di bawah intinya kita tidak boleh sirik dengan atas keberhasilan orang lain ya gan..

    ReplyDelete
  29. aku bertanya-tanya sama kalimat pertama
    Bersyukurlah untuk orang yang merasa banyak kekurangan

    jadi setuju !! lebih bersyukur nih.

    ReplyDelete
  30. intinya kita harus banyak bersyukur thdap apa yg kita punyai, dan apabila ada orang lain/sahabat/tetangga mendapat rejeki kita juga hrs bersyukur,... krna dgn bersyukur, ikhlas, sabar dan nrimo,thdp apa yg kita punya, pasti kita terhindar dri sifat iri, dengki dan sirik hehehe....
    nice artikel kang

    ReplyDelete
  31. Satu hal yg manusiawi apabila manusia iri dgn keberhasilan orang.

    Asal jgn di lanjutkan dgn tindakan negatif.

    ReplyDelete
  32. coretan yang hampir tebuang, namun bisa memberi inspirasi, agar senantiasa sibuklah megoreksi diri dan tidk iri kepada orang lain

    ReplyDelete
  33. manusia adalah makhluk yg paling sulit mendapatkan rasa cukup, cenderung hanya ingin sesuatu yg mudah, simple dan nyaman,,hal sulit adalah pantangan untuk dilewati,,mau tidak mau Hnaya Tuhan yg bisa mengajari manusia utnuk belajar merasa cukup dengan yg ada..mksh renungan hr ini :)

    ReplyDelete
  34. iya bener mas, kalo mikiri kekurangan diri, isine minder tok.
    semoga dengan mindernya itu, jadi makin sadar dan nggak ngurusin aib orang lain, hehe

    ReplyDelete
  35. Ternyata ilmu bisa di temukan dmna2, tergantung bagaimana kita mengambil dan memandangnya,, secarik kertas pembungkus nasi udukpun bisa membuat kita lebih mendalami arti hidup yg saling menghargai.. sukses mas senior..

    ReplyDelete
  36. nah masalahnya terkadang kita bertolak belakang sob ...

    ReplyDelete
  37. dear Friend,
      little happy
      and be a little Sky
    on earth have, which is the cornerstone for a nice week divider, many greetings from, Dieter

    ReplyDelete
  38. terima kasih telah diingatkan

    ReplyDelete
  39. saya kira nasi uduk beneran,, ternyata cuma kiasan,, tapi mantap bang budi.. jadi laper nih bayangin nasi uduk.. hehehe..

    ReplyDelete
  40. saya meti blajar banyak dari blog ini makasih sob uda berbagi

    ReplyDelete

Terima kasih buat kunjungan dan komentar dari rekan semua...

 

ragam

trans

opini

layanan umum